BieRenata

Nyari kenalan di mana ya? Manusia kok cepet banget bikin aku bosen

Lianghua01

愿者上钩(GL)作者:明也
          
          双后gl 作者:明也
          
          废后(重生)作者:明也
          
          夫人在上 作者:明也
          
          Di atas adalah novel"nya mingye, ini baru sebagian. Kalau menurut kakak bagus, kakak cari sendiri di google pake kata 明也. 
          
          Aku suka sama novelnya karena emosinya di tulis dengan halus dan dalam, terus cerita-ceritanya menarik. Kayak Simpenan jatuh cinta sama istri sah, atau ratu dan selir selingkuh di belakang kaisar, terus selir dan istri sah. Juga musuh bebuyutan yg jatuh cinta dll. 
          
          顾小姐和曲小姐  : Novel ini juga bagus, ceritanya tentang dua rival yg punya dua nama hampir sama. Mereka jatuh cinta. Novel ini populer banget, sampe di bikin manhua nya. Judul Bahasa Inggrisnya tuh Miss Gu and Miss Qu. 
          
          	她是主角  : Yang ini juga bagus, aku agak lupa gimana ceritanya. Tapi bagus banget. 
          
          
          召唤生存[末世]  : ini novel di tulis sama  L泗X汐Y kalau kakak minat bacanya silahkan. Bagus banget. 
          
          	入赘 : yg ini juga bagus banget, aku juga lupa gimana ceritanya. Tapi bagus banget. 
          
          	余情可待[重生] : Ini adalah novel favorit yg aku bilang kemarin, ceritanya tentang sepasang kekasih yg terlibat kesalahpahaman. Terus salah satu dari mereka mati dan terlahir kembali, di kehidupan kedua dia nyoba memperbaiki hubungan mereka yg rusak dan menebus penyesalan dia. 
          
          	在原始部落当首领(基建) : kalau kakak berminat baca novel infrastruktur romansa, ini aku rekomendasikan. Ini juga di tulis sama penulis favorit ku, cerita bagus" Banget. Kalau kakak mau cerita tentang infrastruktur dan politik. Gak cuma tentang cinta"an, nanti aku kasih judul cerita dia yg lain. 
          
          
          

Lianghua01

@ BieRenata  Jadi?, Apakah kakak suka nonton film? ^⁠_⁠^.
            Klau iya, film apa yg kakak suka?. 
            
            Eh, aku udah lama banget gk nonton film. Terakhir kali, mungkin 7 tahun yg lalu atau lebih. 
            
            Aku lupa sih hehehe, sejak aku menemukan novel yg bagus. Aku berhenti nonton film, dan milih untuk baca novel. Dulu aku suka download novel dari playbook atau PlayStore, udah dari dulu sih aku suka baca novel. 
            
            Klau gak salah dari SMP, novel pertama yg aku baca itu judulnya pernikahan dini di perpustakaan sekolah. 
            
            Oh ya, kakak hobi nulis dari kapan?. Aku sih dari SD, novel pertamaku tentang kisah cinta temenku sendiri. Hahaha, ngakak banget klau inget isi novel yg aku tulis wktu itu. Bahasanya kacau balau, antara indo dan bahasa daerah. Alur ceritanya lumayan bagus sih, cuma ya itu hanya bisa di baca sama aku versi kecil. 
            
            Novel itu di tulis pake tulisan tangan, tulisanku gk terllu bagus.
Balas

BieRenata

@Lianghua01  aduhhh, aku g ada rekomendasi. Aku dah lama banget g baca novel (⁠ꏿ⁠﹏⁠ꏿ⁠;⁠)
Balas

Lianghua01

@ BieRenata  sama-sama, aku senang banget berbagi hal" Menarik dan baru. Btw kakak punya rekomendasi novel bagus?, 
Balas

Lianghua01

Ini pertama kalinya, aku membaca tulisan seseorang dengan sangat emosional, dadaku rasanya panas. Aku seperti berdiri di tebing, menatap kosong matahari terbit. Tulisan kakak sangat bagus, bikin aku bertanya-tanya orang seperti apa yg menulis kata" Seperti itu. Apa yg ia alami sehingga emosionalnya begitu bergejolak seperti ombak di laut. Aku sangat penasaran, orang seperti apa yg menulis tulisan sehalus itu. Selain, penulis favorit ku. Baru kali ini, aku ketemu dengan seseorang dengan tulisan secantik ini. Ini sangat cantik, karya seni yg menawan. Fix, Mulai hari ini aku jadi Fans berat kakak. 

Lianghua01

@ BieRenata  aku iri banget sama kalian yg bisa ngerti bahasa Inggris ヽ(`д´;)/.
            
            Aku udah lama belajar, tapi gak bisa" ╥﹏╥.
            
            Serius deh, gak masuk otakku. Aku lebih bisa nerima matematika dari pada bahasa Inggris, otakku langsung error. 
Balas

BieRenata

@Lianghua01  g bisa smw. Pasif aja terbatas kalo bahasa Inggris. Mandarin sama sekali g bisa. Hehee
Balas

Lianghua01

@ BieRenata  Kakak tumben cepet balesnya?, biasanya agak lama?. Btw kakak bisa bahasa Inggris? Juga Mandarin? 
Balas

BieRenata

Bertahan pada kesadaran, terasa seperti mempertahankan kabut di siang hari yang terik. Setipis itu, hingga rasanya tak mungkin.
          
          Saat memahami jika ada jarak nyata antara diri sendiri sosok yang begitu didamba.. terlebih saat semesta memberikan kesempatan kecil untuk dapat membersamainya beberapa waktu, rasanya perasaan itu seperti sekelumit perasaan semu yang menbuatku sibuk bertanya-tanya: mempertanyakan diri sendiri dan perasaan.
          
          Menatap dari kejauhan dan bernafas pada udara yang sama, punya konsekuensi yang berbeda. Menimbulkan debaran dengan ritme yang berbeda. Sesuatu yang tidak mudah untuk ditanggung. 

BieRenata

Dan jatuh cinta pada sosok yang dewasa, ternyata sangat sangat berbeda. Stabilitasnya membuat hati gentar untuk mendekat(i). 
          Melihatnya dari dekat rasanya seperti tidak mampu tangan menjamah. Jauh.. begitu rasanya di hati saat melihat sosoknya. 
          
          Kelembutan yang berbalut ketegasan: kualitas yang harus diakui sulit ditemukan tandingannya. 

BieRenata

Yg perlu dipahami adalah, sifat independen tidak berbanding lurus dengan high quality. Seseorang yg high quality biasanya pasti miliki juga sifat independen. Namun seseorang yg independen, belum tentu high quality.
          
          Lalu, apa jadinya jika... 
          
          Persoalan perasaan itu rumit kalo harus berkesesuaian dg akal. Mencari sinkronisitas di antara keduanya itu seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Kayak yg.. "Ya ampun, capek.. bisakah kamu jadi seseorang yg lebih sederhana (pertimbangannya)?" 
          
          Tapi jawabannya sudah jelas, "Tentu saja tidak." Kenapa? Karena dalam menentukan keputusan, itu bukan soal benar-salah. Melainkan, apakah konsekuensinya bisa kamu tanggung atau enggak. Itu poinnya. 
          
          Karena.. secapek-capeknya membuat pertimbangan, masih lebih capek menanggung risikonya. Dan itulah.. Tuhan ngasih kamu akal, buat bikin pertimbangan! 

BieRenata

"16 milyar mata, tapi matamu adslah favoritku"
          
          
          Lagi-lagi, hidup tidak pernah sederhana buatku. Lagi-lagi diri terbelah antara melepaskan cinta (lama) atau menerima cinta yang baru. Mengikhlaskan sosok yang kamu jatuh cintai pada pandangan pertama tapi tidak relevan dengan (gaya) hidupmu, itu butuh keberanian.. ikhlas itu tak semudah membalikkan telapak tangan..
          
          Melangkah untuk membukakan pintu bagi dia yang baru juga butuh kekuatan yang tidak kalah besar. Apakah harus sesulit ini? Namun nyatanya hidup memang tak pernah sederhana bagiku. 
          
          Banyak yang harus aku pertimbangkan.. apa kira-kira yang ingin semesta sampaikan, tentang pertumbuhan apa yang harus dibangun dalam diriku(?). 
          
          Ini, sepertinya merelakan dirimu untuk digantungi hidup orang lain. Ketika dia datang padamu dengan tujuan memperbaiki diri. Dalam benakku, ada yang terusik tak terima: memangnya aku siapa? Kenapa kamu datang dengan memberiku beban seberat itu? Cintamu seolah sebuah tanggung jawab bagiku.. seperti, menjaga agar hatimu tak luka, seperti menjaga agar niatmu tak goyah.. padahal aku bukan poros dunia(mu).
          
          Pertemuan pertama yang tak pernah kusangka akan membuatnya sesenang itu. Aku pikir, kita hanya teman.. ini benar-benar diluar prediksi. Aku kadung meraih tangannya. Tak bisa mundur. Dan entah bagaimana, perasaanku turun memudar seiring dengan dia yang datang mendekat. Ku kemanakan perasaan berbungaku dulu? 
          
          Banyak.. banyak yang kupertanyakan tentang diriku pada akhirnya. Aku mulai mempertanyakan diri, meragukan diri.. tapi di saat tiupan pesimis itu mulai melenakan, dia mengingatkanku.. bahwa dia mendekat karena katanya aku berbeda.. 
          
          Tapi buatku, kehadirannya tidak pernah sesederhana itu.. tidak pernah.

BieRenata

Hidup itu membingungkan dengan caranya sendiri. Seolah isi kepala saja tak cukup membuat diri terbelah.. pilihan-pilihan yang entah datang lewat mana, diundang oleh apa.. menempatkan diri pada posisi sulit. 
          
          Bahkan merelakan keinginan dan obsesi juga sesulit itu.. apakah saat semesta membuatnya datang padaku, tanpa kuundang.. adalah caranya menyuruhku untuk melepaskan bayangannya masa lalu yang justru terpatri di sosok baru? 
          
          Hidup rasanya tak pernah mudah. Sekedar untuk menjalani saja tanpa pertarungan seperti hal mewah yang selalu kunantikan di ujung hari. Ketenangan itu, kapankah datang? 
          
          Pilihan menyabang.. tapi konsekuensi harus siap kutanggung. Tapi sementara diri menahan keputusan, harusnya aku memperlengkapi diri pertimbangan-pertimbangan.. agar terang pandangan pada jalan yang akan ditempuh, nanti..
          
          Tapi pertanyaannya, apakah semudah itu? 
          
          Masa depan adalah hal gaib.. hati ini dicengkeram perasaan cemas dan takut tak berkesudahan. Apa yang harus diperbuat untuk meredakan gejolak yang ada? Bertahan tanpa memutuskan, apakah itu yang seharusnya kulakukan, sementara dia datang dengan keindahannya sendiri?
          
          Andai pikiranku sederhana.. 
          Andai diriku senderhana.. 
          Namun nyatanya kompleksitas itu adalah diriku. Sejak semula aku memang dibentuk dari "masalah masalah" itu. Bagaimana menyederhanakan hal yang rumit sejak awal mulanya, bagaimana? 

BieRenata

Punya temen rasa pacar. Kalo kayak gini, apa masih perlu nyari lagi? Eeh, tapi kan tapi.. dia ada yang punya. 
          
          Udah biar.. single lebih enak buat saat ini. Tapi sebenernya, tergantung sama siapa sih kita jalin hubungan. Kalo ada yang qualified, ya samber. Kan gitu, kayak temenku? (Ambigu nihh, ambigu)
          
          Hubungan orang dewasa itu rumit.. padahal aku cuma anak kecil yang sedang belajar jadi dewasa. Nggak mau sok sokan dewasa, padahal kenyataannya belum mampu. Ibarat makan sendiri, masih belepotan. Masih butuh bantuan memilih menu. Bukan.. bukan karena masalah ketidakmampuan memutuskan. Tapi terkadang dalam hidup, kita nggak bisa melihat semua variabel untuk membentuk framing berpikir yang utuh, komprehensif. Padahal untuk memutuskan sesuatu, kita butuh semua variabel itu.. agar konsekuensi yang dihadapi menjadi terukur, agar tindakan jadi terarah.. 
          
          See, susah kan jadi dewasa? Ribet. Rumit. Njimet!
          
          Sekalipun aku sudah diberitahu.. dalam hidup, nggak ada keputusan benar salah. Yang ada, keputusan mana yang konsekuensinya bisa kamu hadapi, bisa kamu tanggung. Tapi yang namanya konsekuensinya, tetap ada plus minusnya. Tapi yaa, itulah hidup.. 
          
          Kadang, tiap liat air.. aku bertanya-tanya, bagaimana rasanya... 
          Baik-baik, lupakan.. 
          
          Lalu konklusinya apa? Single adalah yang terbaik, setidaknya untuk saat ini. Karena konsekuensinya lebih familiar, lebih terukur.. seharusnya sih, begitu.

BieRenata

Kenapa manusia selalu mengejar apa yang tidak bisa dia miliki? 

kolak_ubi

@ BieRenata  hoo, jadi bisa gk bisanya dimiliki, tetap di kejar gitu? Semisalnya gk bisa di kejar, gw tetep bawa tidur sih. Karna kalo jodoh, dia pastingejar balik
Balas

BieRenata

@fxzarutala_  ooo, tidak bisa. Tetep harus dikejar dl, tetep diusahakan. Kalo beneran g bisa, baru tinggal tidur
Balas

kolak_ubi

@ BieRenata Karna kalo bisa dimiliki ngapain di kejar, gk usah lah, mending turu, ntar juga datang sendiri_-
Balas