"Tak harus kembali, cukup pernah ada. Tak lagi kucari, hanya kudoakan dari jauh. Aku tidak mencarimu. Aku hanya sedang lewat kenangan, di mana waktu membisukan perasaan yang tak terucapkan. Ada kalanya, kehilangan bukanlah luka yang menjerit, melainkan bayang-bayang yang berdansa di ujung senja, perlahan memudar tanpa suara. Kita pernah ada, tapi bukan untuk terus tinggal. Mungkin kita hanya untuk dilewati, seperti angin yang datang tanpa janji untuk kembali."