Namaku Danaka, titisan aksara yang mengalir dari samudra sunyi dan angin timur. Namun, dalam tiap hembusan kata dan tiap hela napas narasi, aku lebih senang dipanggil Cakrawala - sebab di sanalah aku merasa bebas, melayang di antara mega dan mimpi, melukis makna dalam bentangan langit tak bertepi. Nama itu bukan sekadar sebutan, melainkan cerminan jiwaku yang merindu keluasaan, yang menari bersama cahaya mentari dan larik-larik senja.

Aku bukan siapa-siapa, hanya pengelana kata yang berjalan pelan di antara sunyi dan suara. Dalam setiap bait dan narasi, kutanamkan harap agar semesta turut berbicara. Cakrawala adalah ruang jiwaku, tempat segala kisah bermula dan bermuara. Di sana, aku bukan hanya Danaka sang penulis, tapi juga penjaga senyap dari kisah-kisah yang menunggu untuk dijemput oleh cahaya.
  • Se ha unidoMay 13, 2025

Siguiendo


Historia de Cakrawala
Dua dunia de Danaka_s
Dua dunia
Dalam palungan takdir yang ditulis para dewa, Lareina dan Kokabiel bersua laksana cakra dan chandra-berbeda n...