Akulah pendongeng handal itu
Menjadikan mu peran utama, mengukir banyak kisah, dan menata hidup yang penuh tawa.
Nyatanya
Kita berbeda, diriku terlalu memaksa akan akhir yang bahagia. Namun pada dasarnya kamu hanyalah nyawa yang kurajut dalam doa
Tak bisa ku miliki, sebab dirimu hanyalah fatamorgana yang hakiki.