Fullsun_066

Terima kasih, kamu.
          	
          	Terima kasih karena pernah mencintaiku sepenuh hati,
          	di saat aku bahkan belum bisa mencintai diriku sendiri.
          	
          	Terima kasih karena pernah sabar menghadapi semua kekacauan sikapku,
          	semua emosi yang nggak stabil, semua salah paham yang mungkin tak perlu terjadi...
          	tapi tetap kamu hadapi dengan hati terbuka.
          	
          	Terima kasih karena pernah membuatku merasa dicintai—utuh.
          	Karena pernah membuat aku merasa cukup, bahkan ketika aku tahu… aku bukan pasangan yang mudah dicintai.
          	
          	Dan untuk semua luka yang pernah kamu rasakan karena aku…
          	aku minta maaf.
          	Aku tahu, kadang cinta tidak cukup untuk menyembuhkan semuanya,
          	tapi aku harap waktu bisa.
          	
          	Aku tahu, mungkin tidak ada pengampunan.
          	Tapi jika ada satu bagian kecil dari kamu yang masih ingat aku...
          	aku harap kamu mengenangnya dengan tenang.
          	Bukan dengan marah, bukan dengan luka…
          	tapi dengan sedikit senyum—karena pernah ada kisah kita di dalam hidupmu.
          	
          	Aku tidak datang untuk mengganggu,
          	tidak datang untuk kembali.
          	Aku datang hanya untuk bilang:
          	
          	Terima kasih.
          	Dan selamat tinggal.
          	
          	Untuk terakhir kalinya...
          	Dari aku, yang akhirnya belajar:
          	mencintai berarti tahu kapan harus berhenti menggenggam.
          	

Fullsun_066

Terima kasih, kamu.
          
          Terima kasih karena pernah mencintaiku sepenuh hati,
          di saat aku bahkan belum bisa mencintai diriku sendiri.
          
          Terima kasih karena pernah sabar menghadapi semua kekacauan sikapku,
          semua emosi yang nggak stabil, semua salah paham yang mungkin tak perlu terjadi...
          tapi tetap kamu hadapi dengan hati terbuka.
          
          Terima kasih karena pernah membuatku merasa dicintai—utuh.
          Karena pernah membuat aku merasa cukup, bahkan ketika aku tahu… aku bukan pasangan yang mudah dicintai.
          
          Dan untuk semua luka yang pernah kamu rasakan karena aku…
          aku minta maaf.
          Aku tahu, kadang cinta tidak cukup untuk menyembuhkan semuanya,
          tapi aku harap waktu bisa.
          
          Aku tahu, mungkin tidak ada pengampunan.
          Tapi jika ada satu bagian kecil dari kamu yang masih ingat aku...
          aku harap kamu mengenangnya dengan tenang.
          Bukan dengan marah, bukan dengan luka…
          tapi dengan sedikit senyum—karena pernah ada kisah kita di dalam hidupmu.
          
          Aku tidak datang untuk mengganggu,
          tidak datang untuk kembali.
          Aku datang hanya untuk bilang:
          
          Terima kasih.
          Dan selamat tinggal.
          
          Untuk terakhir kalinya...
          Dari aku, yang akhirnya belajar:
          mencintai berarti tahu kapan harus berhenti menggenggam.
          

Fullsun_066

Untuk kamu, semestaku yang pernah ada di setiap bait ceritaku...
          
          Aku gak tahu apakah kamu masih pernah buka akun ini.
          Atau mungkin kamu sudah terlalu jauh dari semua kenangan yang kita simpan di sini.
          Tapi kalau semesta mengizinkan matamu membaca ini...
          Izinkan aku menyampaikan sesuatu yang selama ini tertahan di dadaku.
          
          Aku cuma ingin minta maaf.
          
          Maaf karena pernah mencintaimu dengan cara yang menyakitimu.
          Maaf karena aku terlalu buta dalam egoku sendiri, sampai lupa kamu juga manusia yang butuh dimengerti.
          
          Bukan... aku bukan datang untuk meminta kembali.
          Bukan untuk mengulang yang dulu tak sanggup kita selamatkan.
          Aku hanya ingin... jika suatu saat kamu membuka kembali dunia ini,
          dan kamu membaca ini...
          kamu tahu, aku pernah sangat menyesal.
          
          Aku tahu mungkin sekarang kamu sudah punya semesta lain.
          Seseorang yang mencintaimu lebih tenang, lebih benar, dan lebih utuh dari yang pernah aku bisa.
          Dan aku bahagia, sungguh.
          Karena akhirnya, kamu mendapatkan cinta yang layak kamu terima.
          
          Aku gak akan ganggu lagi.
          Aku gak akan mengetuk ruangmu yang baru.
          Tapi kalau satu kali saja kamu membaca ini,
          ketahuilah:
          aku hanya ingin menyapamu untuk terakhir kali,
          dalam diam yang paling tulus.
          
          Selamat tinggal,
          dan terima kasih karena pernah jadi rumah.
          

Fullsun_066

Aku belum nemu jawabannya. Tapi yang aku tahu, aku sayang kamu sedalam-dalamnya. Dan kalau waktu bisa diputar, aku pengen jadi versi aku yang lebih sabar, lebih dewasa, dan lebih berani jaga kamu.
          
          Sekarang aku nggak tau kamu ada di mana, hidupmu kayak gimana, atau masih inget aku atau nggak. Tapi kalau semesta izinkan kamu baca ini, aku cuma mau kamu tahu:
          
          Aku nggak pernah benci kamu. Aku selalu bangga pernah kenal kamu. Dan di sudut hatiku yang paling tenang, aku selalu doain kamu bahagia... meski bukan sama aku.
          
          Terima kasih pernah jadi yang terbaik buatku.
          Terima kasih udah ajarin aku tentang cinta yang sabar dan tulus.
          Dan maaf... kalau aku belum bisa jadi orang yang kamu butuhin dulu.
          
          Dengan seluruh hatiku,
          Yang masih inget caramu tersenyum,
          —Aku.
          

Fullsun_066

Untuk kamu, yang pernah jadi rumah paling hangat dalam hidupku,
          
          Aku nggak tau harus mulai dari mana, karena setiap kali inget kamu, rasanya kayak semua kata lumpuh. Tapi malam ini, aku cuma pengen jujur... ke kamu, ke hatiku sendiri, dan ke semua perasaan yang masih diam-diam tinggal.
          
          Sudah empat tahun sejak kita jalan masing-masing. Waktu terus jalan, hidup terus berputar... dan aku kira, aku udah baik-baik aja. Tapi nyatanya, kadang aku masih nyari kamu di lagu-lagu yang pernah kita denger bareng, di momen-momen kecil yang dulu kita lewati, bahkan di versi diriku yang paling tenang... aku masih nyebut nama kamu dalam diam.
          
          Aku kangen—bukan cuma kamu, tapi caramu sayangin aku bahkan di saat aku paling susah dicintai. Aku kangen gimana kamu masih peluk aku meski aku nyakitin kamu dengan marah-marahku, egoku, dan sikapku yang mungkin terlalu keras waktu itu.
          
          Dan itu yang paling nyakitin. Karena aku sadar... aku mungkin pernah jadi alasan kamu terluka. Mungkin aku terlalu takut, terlalu bingung, atau terlalu belum siap. Aku pikir melepaskanmu adalah jalan terbaik—buat kamu, supaya kamu bisa nemuin kebahagiaan yang nggak penuh luka. Tapi setelah semua waktu ini, aku terus nanya ke diri sendiri:
          “Keputusan itu salah nggak, ya?”
          
          

Fullsun_066

Haloo aku mau pensiun nulis cerita di wattpad. Soalnya aku pindah flatfrom mau fokus jadi author au^^
          
          Untuk yang pengen tau karya aku jadi author au kalian bisa mampir ke akun aku yaa @itsyours_zz
          
          Makasih  yang udah ngikutin perjalanan cerita ini, ngasih vote dan komen, makasihh banyak tapi aku minta maaf karena harus ngediss all story
          
          
          Stay healty and i love you❤❤

Fullsun_066

Publish or jangan

perrrrrrmencoklat

@ Fullsun_066  oke kaak ditunggu yaaa❤
Reply

Fullsun_066

@chenddytika emm liat aja nanti ya
Reply

Fullsun_066

Guys aku minta maaf ya belum sempet up apa apa soalnya tugas aku mau uas malah kok jadi makin bnyak gitu☹️ tetep stay nunggu My Treasure sama See You, Lee Mark yaa semoga besok aku udah bisa update lagii.. 
          
          
          Arigatouu!!