Semutsemu

Halo salam kenal..
          Kalau kamu berkenan mampir yuk baca ceritaku judulnya Anikala. Siapa tau kamu suka. Jangan lupa vote dan komen ya!
          
          Kala lelah terus berjuang, tapi gak pernah dihargai.
          Kala lelah harus jadi anak yang dituntut harapan orang tua
          Kala lelah tidak pernah mendapat dukungan
          Dan ia lelah harus bersaing dengan saudaranya sendiri
          
          Jika Ayah membanggakan Aksa dan Bunda menyayangi Ara. Lantas siapa yang membanggakan dan menyanggi Kala? 
          
          Tidak ada yang tersisa. Ya tentu dirinya sendiri. Seharusnya begitu.
          
          Tapi, Kala sendiri pun ragu dengan dirinya sendiri. Masih pantaskah ia dibanggakan dan disayangi? 
          
          
          https://www.wattpad.com/story/153636311?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Semutsemu&wp_originator=I8i4FnULC1F0SZgbBnhDupy8y6g6366fmZljuEAd1OHFmahq0d99pMcfEfrYa0YuJ07hanYamhjOva2cYibhyjOav2ktZph46EKdGSeiIiQ7jU%2Bhqd%2FNt633HtqrMzWN
          

Achaseptia1

Hy Ka mampir ke cerita temanku yuk, jangan lupa vote and coment
          
          Tanpa memperdulikan Nara Revan menarik tangan Nara "ayo nanti telat upacara, Lo mau masuk BK lagi?"
          
          "Maaf ya Van! Ruang BK udah jadi kayak kamar gue sendiri." Nara menatap tajam
          
          "Revan Nara gak mau sekolah, Senin itu horor Van" rengek Nara  "Kalo ada negara cuma ada hari Sabtu sama Minggu doang Nara langsung pindah sekarang juga" sambungnya.
          
          
          Baca kelanjutan nya ya klik link
          https://my.w.tt/3cbeYtaFk7