Hujan sangat lebat malam ini,aku sendirian di tempatku
Aku melihat mu dengan teman-teman mu di sebrang sana,kau sedikit berbicara tapi itu membuatku jatuh cinta...
Semoga kau melirik ku yg sendiri kesepian ini disebrangmu..lalu kau jatuh cinta kepadaku...
Hanya itu harapanku
Kali ini aku bersama dia dengan jarak yang dekat tapi berjauhan...
Semua ini tentang perasaan diri sendiri..
Memandangmu bagaikan memandang rembulan yg bersinar terang...
Aku melihatmu sekarang,mendengar saat kau berbincang..
Kau terlihat tampan saat cerutu ada dibibir mu...
Ini mahakarya tuhan yang sulit untuk dianggurkan...
Aku melihatmu secara diam-diam takut ketahuan ..
Aku sendiri dan kau sendiri di tempatmu...
Tadi aku sudah bertekad untuk melupakan mu tapi sayang semesta punya ceritanya sendiri untuk diri ini...
Lain kali aku akan mencoba untuk melupakan mu lagi
Saat tahu propesi dia..
Serasa dunia ini tidak adil,mengapa harus jatuh cinta kepada dia yang akan sangan sulit aku gapai
perebedaannya sangat jauh bagaikan inti bumi dan langit ketujuh...
Dia bagaikan potongan tanah dari surga
dengan kulit kuning langsat halusnya
wajah mulus dengan sedit kumis tipis,rahang yang tegas ,mengambarkan sosok ciptaan tuhan yang mendekati kesempurnaan,apalagi saat tahu propesinya...