litha135

Di jalanan kota yang penuh cahaya neon dan bising mesin, dua geng motor paling ditakuti saling bersaing memperebutkan harga diri dan kekuasaan. Black Venom yang dipimpin Ravels dan Ravenblood yang dipimpin Azka. Pertarungan mereka mencapai puncak ketika Ravels menantang Azka dalam sebuah balap liar berhadiah satu hal yaitu "yang kalah wajib memenuhi satu permintaan apa pun dari pihak yang menang". Azka menerima tantangan itu tanpa pernah membayangkan konsekuensinya.
          
          Saat garis finish ditentukan dan kemenangan jatuh ke tangan Ravels, seluruh anggota dua geng itu terdiam menunggu permintaan yang akan diajukan namun tak ada seorang pun yang menyangka bahwa Ravels akan menyebut adik perempuan dari Azka. Sosok yang selama ini dijauhkan Azka dari dunia kelamnya, dan kini dengan kemenangan mutlak di tangan, ia menuntut gadis itu untuk berada di bawah kekuasaannya, menjadikannya bahan pelampiasan nafsu bejatnya tersebut
          
          https://www.wattpad.com/story/405104958?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=litha-_-

Puimekk20

Hi, Mampir ke cerita ku yukkk 
          
          Theo dan Shenina sudah berteman sejauh yang bisa mereka ingat. 
          Mereka sangat dekat, dengan menjadi tetangga yang rumahnya saling berhadapan semenjak mereka dilahirkan. Theo dan Shenina menjadi aspek penting dari kehidupan masing-masing. 
          Namun, seiring bertambahnya usia, hal-hal berubah begitu juga dengan perasaan mereka.
          
          https://www.wattpad.com/story/366875617?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=writerpuja20

yeppeunyeojaa1996

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice

aidenzhouu

Hai kak, salam kenal! Mau kasih rekomendasi cerita nih. Boleh dicek dulu, siapa tau suka.
          Udah mau tamat jadi bisa binge-reading.
          
          AVENIR
          [15+, American science fiction, mystery, minor romance]
          
          Highest rank: #1 sainsfiksi (19/07/2020) #1 western (13/10/2020) #2 tomholland (5/05/2020) #2 multiverse (25/10/2020) #2 nightmare (26/10/2020)
          
          Thank u so much, have a nice day and stay healthy! ^^
          
          https://www.wattpad.com/story/203150721-avenir