haruuca

Hi kak ijin promosi ya. Jika tidak bersedia boleh di hapus aja. Makasih :)
          
          
          Kaki Evelyn Young tergelincir dan ia jatuh menubruk laki-laki itu tepat di bibirnya. Karena terlalu tercengang, dengan pikiran yang kacau ia menyalahkan laki-laki itu atas kecelakaan yang mereka alami. 
          
          Ia meminta pertanggung jawaban aneh dan tidak masuk akal. Anehnya laki-laki asing itu menyanggupi-berdasarkan sebuah rahasia besar di dalam kepingan momen yang tersimpan pada otaknya-gadis itu adalah seseorang yang muncul di mimpinya. 
          
          Laki-laki itu sangat berani, seenaknya sendiri, dan tidak pantang menyerah. Ia mencoba mencari tahu siapa gadis itu?
          Ia tidak menyerah untuk meluluhkan benteng tinggi yang di bangun gadis itu dengan susah payah.
          
          Tapi ketika benteng dan perisai itu telah hancur. Ketika gadis itu mulai merasakan sebuah getaran di hatinya... tragedi yang menyerang Eve di musim panas menghancurkan harapannya yang rapuh.
          
          
          https://www.wattpad.com/story/333834902?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=haruuca&wp_originator=OzEqoy1u9b20Na%2BP2%2FQ420hGlWUHc%2FCYCT2obNZIJ9FU81YGUez4wYZr3TWnjaIMuSmrpfIzqZaYAsBpZpAp63AFkTvt09dcxi4aSYtqzXDHdpyrRPnqyUzttXTKpUTB

Atikaahyn

Mampir yuk..
          
          Link : https://www.wattpad.com/story/190064738?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Atikaahyn&wp_originator=8uVhZThIiPm0PK7zaAaiBbpVjxD%2FMOj4hu2xtZjHHIRZhF4y9XJ7mqdylMKNvzHR19knLdKpE8dSCMOuWordWtqcH2GfjrkkOJ1SO4WXedYv1fBajLiJLbrMtOWg9qoF
          
          "Katakan padaku siapa ayah dari bayi itu?!"
          
          Bayi? Mungkinkah? Mungkinkah Davian telah mengetahui kehamilannya, tetapi dari mana dia mengetahuinya dan mengapa reaksinya seperti ini. 
          
          "Apa yang kau maksud? Tentu kau adalah ayah dari bayiku," jawab Livia dengan suara bergetarnya.
          
          Davian menghempaskan tangan Livia dengan kasar hingga tubuhnya terdorong mundur. Dengan segera Livia menyentuh pergelangan tangannya yang sedikit memerah dan kembali menatap Davian dengan tatapan penuh tanya. 
          
          "Hahhh!!! Aku sudah gila. Seharusnya aku tidak mempercayai jalang sepertimu." Davian berdecih mengepalkan tanganya. 
          
          "Katakan padaku, siapa ayahnya? Peter? Sam? Brandon? Katakan padaku siapa ayahnya?!!!" bentak Davian, rahangnya mengeras. Pria itu benar-benar murka saat ini.
          
          "Aku mengandung anakmu, mengapa kau-... Akhhh!" 
          
          Davian menampar Livia dengan sangat keras hingga gadis itu tersungkur di lantai. Livia mengerang kesakitan di sana, selain karena pipinya yang memanas juga karena perutnya yang tanpa sengaja menabrak sudut sofa. Livia menangis merintih di sana. Hancur. Hatinya sangat hancur mendengar perkataan Davian, bagaimana bisa dia menuduhnya dengan tuduhan sehina itu. 
          
          ***
          Gimana cerita selanjutnya? Apakah Livia akan menghangatkan hati Davian dengan cintanya yang tulus? Ataukah malah Davian yang menghancurkan cinta Livia dan membuatnya tidak lagi percaya pada cinta?

piaaannn_

Hai kak! Salam kenal...aku punya cerita yang bakal menghibur kamu loh... yuk di cek work aku dan kalau kamu suka jangan lupa untuk vomment ya. 
          
          Dukungan kamu melalui vomment sangat berarti buat aku. Terimakasih kak!
          
          
          
          Sinopsis :
          
          Kaira, seorang wanita berusia 24 tahun yang dapat menjelajahi waktu semudah ia memejamkan mata. Selama ia menjelajah ke masa lampau, dirinya tidak akan terlihat oleh siapapun. 
          
          Pertemuannya dengan Adinata yang bisa melihatnya saat menjelajahi waktu membuat Kiara sangat penasaran akan pria tampan itu. 
          
          Kiara tidak akan menyangka jika perjalanannya kali ini akan membuat misteri tentang kehidupannya tiga tahun yang lalu terungkap.
          
          ***
          
          "Siapa kamu?" 
          
          Pria itu membeku dan meraih bahu Kaira. Mata mereka bertemu dan bertatapan dengan lama. Mata pria itu memancarkan begitu banyak kesedihan dan keputusasaan. 
          
          "Kamu tidak ingat aku?"
          
          Kaira menggeleng. 
          
          "Aku...suamimu, Kaira. Aku Adinata, tidakkah kamu ingat"
          
          Mata Kaira membesar karena terkejut, tubuhnya membeku dan benaknya tertawa terbahak-bahak. Suami katanya? Yang benar saja! Ini bahkan bukan bulan April!
          
          https://www.wattpad.com/story/259774730?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=piaaannn_&wp_originator=rxJzF7P5JZOCIRt9Oz6h5IZ4G529bjHxiUAp8G0BqGF98nbJyRseW5jcYeA%2BpK3BD0QG7vGUSbE24j8Pzau766zictSJlmQc%2BqKM97n3Ou95uR3yRdZFgWpMeJoqzqRT