Aku bukanlah lampu yang menerangi jalananmu. Aku juga bukan awan yang menyejukkan perjalananmu. Dan tidak mungkin juga aku adalah rembulanmu yang hampir setiap saat kau sebut. Aku bukan semua itu, aku hanyalah sebuah petikan piano yang tertinggal, yang hanya bisa bersembunyi dibalik bilik kata, tanpa mampu memberimu sebuah arah yang sebenarnya. Aku, tak berarti tanpa sebuah tawa, dan yang menyakitkan adalah aku sakit karena tidak bisa menggapaimu.
- Sayung, Demak
- InscritJune 28, 2018
Inscris-toi pour rejoindre la plus grande communauté de conteurs
ou
Histoire par Masais07
- 1 Histoire Publiée
Katakan saja
93
1
8
Katanya, bercerita adalah sarana paling mudah untuk saling memahami. Namun dalam kenyataannya, tidak banyak o...