Nova Lux adalah jantung dari Planet Celux-9, sebuah mahakarya teknologi yang berdiri di atas retakan kasta yang ekstrem. Kota ini terbelah menjadi dua dunia yang mustahil bersatu: The Spire, puncak kemegahan kaum elite, dan
The Undercity, labirin kumuh bagi mereka yang terbuang. Keduanya hanya dipisahkan oleh teknologi, namun berjarak sejauh langit dan bumi.
Louise Vane telah selesai dengan pengabdiannya. Mantan jurnalis ini memutuskan untuk membuang kartu persnya setelah muak menjadi "mesin pemoles" citra kaum elite Spire, sementara penduduk Undercity terus membusuk dalam penderitaan.
Ia sempat menghilang selama berbulan-bulan, mencoba menulikan telinga dari jeritan yang menghantuinya. Namun, keheningan yang ia cari justru berbalik menjadi siksaan batin yang jauh lebih pedih.
Sadar bahwa ia tidak bisa terus melarikan diri, Louise kembali ke jalanan. Kali ini bukan sebagai pembawa berita, melainkan sebagai detektif swasta.
Ia tidak mengejar ketenaran; sebaliknya ia justru sedang mencari sisa-sisa nurani yang mungkin sudah hilang atau masih tertinggal dalam dirinya.
Kasus pertamanya tampak sederhana, hingga ia menyadari adanya pola yang janggal: penduduk distrik kumuh menghilang satu per satu tanpa jejak. Apa yang awalnya terlihat seperti kriminalitas biasa, perlahan menyeret Louise ke dalam obsesi gelap yang menyingkap tabir konspirasi besar.
Di balik gemerlap teknologi Nova Lux, sesuatu yang jauh lebih mengerikan sedang menanti. Sebenarnya, apa yang sedang dihadapi oleh Louise Vane?
Selamat datang di Planet Celux-9. Tempat di mana umur panjang hanyalah soal harga, dan keabadian bisa dibeli jika Anda memiliki uang yang cukup untuk mendapatkannya.
Note: Cerita ini adalah karya orisinil saya dan bukan novel terjemahan.
Genre: Cyberpunk Noir, Sci-fi, Psychology Thriller, Dark Fantasy, Eksistensialisme
https://www.wattpad.com/story/407931748?utm_source=android&utm_medium=whatsapp&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=Zan_Apexion