Mutialamusu_

Ketika dia bertanya 
          	" Sampai kapan kamu akan mencintaiku" 
          	
          	Lantas kan ku jawab dengan tetes air mata yang jatuh meresap ke tanah " Ku kan berhenti mencintaimu sampai ku temukan kembali air mata itu".
          	
          	
          	

Mutialamusu_

Salah satu ahli filsafat berkata " Jika takdir sudah di rencanakan oleh Tuhan lantas mengapa kamu berdoa? " 
          
          Lantas sama saja dengan perusahaan pensil yang menciptakan penghapus. Untuk apa dia menciptakan penghapus yang sudah jelas dapat menghilangkan jejak pensil? 
          
          Begitu lah cara kerja doa dalam takdir yang telah direncanakan oleh Tuhan. Kita berdoa untuk merubah takdir yang tidak selamanya indah, yah setidaknya berubah menjadi lebih baik. 

Mutialamusu_

Aku diberi pertanyaan. Katanya bagaimana caramu menggambarkan waktu "pagi" Tanpa kata "pagi"? 
          
          
          Lalu jawabannya 
          
          "Arunika memancarkan Kirana, pawana segara menerpa raga yang kembali segar, memberikan ketengan bagi si perasa, membuka netra menyaksikan bagaskara yang semakin baswara dari timur sana. Mengawali hari dengan afirmasi positif seraya berharap semoga hari ini tiada nestapa tapi di ganti harsa nan dikara. " 

Mutialamusu_

Hallow warga!! 
          
          
          19 februari 2025 menjadi tanggal yang author pilih untuk mempublikasikan sebauh naskah baru berjudul " Amorfati " Cerita yang sudah lama author simpan akhirnya hari ini rilis juga. 
          
          
          Tentang kisah gadis mariposa dan lelaki pemain harmoni celoss, bukan hanya bercerita mengenai romansa tetapi bagaimana siklus kehidupan merubah kepribadian seseorang. Pesan yang ingin ku sampaikan lewat cerita ini semoga dapat tersalurkan. Komen kalian sangat amat berkesan untuk author maka tinggalkan jejak kalian lewat vote mau pun komentar pada chapture pertama ini. 
          
          
          https://www.wattpad.com/story/389622854?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=Mutialamusu_
          
          
          
          Salam Damai 
          (≡^∇^≡)