Aku sudah berjuang sampai di sini.
Berjuang sejak kita pertama bertemu.
Bahkan berkali -kali aku mengatakan
Betapa Aku Sangat Mencintaimu..
Kau pun pernah mengajak ku untuk mengikat cinta kita berdua dalam sebuah status bernama "Pacaran".
Aku senang,sangat senang..
Akhirnya penantian dan doaku terwujud.
Tapi ..saat kisah cinta kita tak mendapatkan restu dari orangtuaku..
Karena kita masih muda ,masih harus menuntut ilmu.
Kau pun kecewa mendengar hal itu..
Hubungan kita agak renggang semenjak itu.
Aku kehilangan kamu walau kita masih sering berkomunikasi.
Kamu berusaha tidak mengungkapkan perasaan apa apa lagi kepadaku.
Bait cinta darimu bagai mimpi kemarin malam bagiku.
Kau tau,bahkan sangat tau tentang apa yang kurasakan padamu.
Aku tak pernah tidak mencintaimu.
Walau belum mendapatkan restu,
Aku tetap mencintaimu..
Berkali kali ungkapkan perasaan cintaku padamu yang tak ada habisnya dimakan oleh waktu.
Tapi aku tau..
Aku sadar..
Aku hanya mengharapkan sesuatu yang tak kunjung ada kepastian nya..
Hingga aku begitu lelah menanti kepastian darimu..
Dalam setiap sujud ku..
aku selalu menyebut namamu..
Hingga bulir bulir air mata ini tumpah dan mengering..
Aku bisa apa?!!
Kau tau?berjuang sendirian itu menyakitkan.
Dan tiba pada akhirnya,kita terpisah jarak.
Aku pergi merantau di kota orang demi melanjutkan studi ku..
Aku hanya ingin...
Kamu tau...
Ada seorang wanita yang pernah dengan sepenuh hati mencintaimu..
Yaitu aku