Kini, lagi-lagi...
Tentang mimpi.
Aku tidak tahu tepatnya maksud dari kalimat ini.
"Hubungan gaib tidak terikat masa."
Lebih singkatnya (mimpi), seorang manusia berada di tempat yang begitu asing, di mana tidak ada penghuni apa pun. Namun, bisa dilihat dengan jelas bahwa itu adalah alam 'milik mereka'.
Bisa dijadikan contoh, seperti orang yang hilang atau tersesat di hutan. Mereka merasa baru beberapa jam berada di sana. Sedangkan di alam asli, waktu telah berjalan beberapa hari, seperti tiga harian atau bahkan lebih.
Jadi, kesimpulanku yang masih terlalu amatir; kehidupan manusia dengan kehidupan alam gaib sebenarnya berada di ruang yang sama, namun memiliki garis perbedaan waktu yang berbeda.
Dan... yeah, 'mereka' tidak suka kehadiran manusia.
Ini juga cukup aneh menurutku. Di mimpiku, makhluk gaib tidak bisa melihat wujud asli manusia. Mereka hanya merasakan karena ada cahaya yang cukup mengusik.
Sama seperti manusia, yang sebagian tidak mampu menangkap secara langsung hanya bisa merasakannya dari hawa negatif.