NurulHidayahHidayah6

ranaberkisah

“Hey Lo ngapain di sini?!” teriakku ketika sebelah kakinya terangkat. Sepertinya sebentar lagi dia akan melompat jikalau aku tidak memanggilnya barusan.
          
          Cowok itu menoleh, sepersekian detik sebelum tubuhnya benar-benar memutar menghadapku aku sudah bisa menebak siapa dia. Biyan, kapten basket sekolah yang tadi sempat kusinggung.
          
          “Lo yang ngapain di sini?!” katanya dengan tatapan kosong ketika sudah benar-benar berbalik menghadapku. Suara lantangnya merambat ke seluruh penjuru balkon membuatku bergidik ngeri.
          
          Angin berhembus melambai-lambaikan pinggiran jilbab putihku.
          
          “Lo mau bunuh diri kan?” aku menarik tangannya dan membuatnya sedikit bergeser dari tepi balkon.
          
          https://my.w.tt/TEAF5Ys8Y1
           

NizaMulyaAgsyafni

Assalamualaikum kak
          mampir yuk keceritaku
          "Rindu dalam doa"
          
          https://my.w.tt/zoLsXy7bIZ
          
          Saling feedback dan follow jga ya 
          jgn lupa tinggalkan jejakmu dgn meninggalkan komentar, saran dan votenya
          
          Jazakumullah Khairan Katsir 

NurulHidayahHidayah6

@ NizaMulyaAgsyafni  InsyaAllah
Contestar