Wahai kamu yang selalu ku sebut dalam akhir sujud, sadarlah bahwa diri ini berharap setiap doa yang dengan lirih ku sebut dapat terwujud.
Wahai kamu yang membuat rasa ini berdenting, bantulah diri ini menyusun serpihan rindu yang lantak berkeping dengan doa dalam hening.
Wahai kamu yang terlanjur membuat luluh, mampukah kamu mendampingiku agar dien ini menjadi utuh?
Ig pribadi : @silfianaPramita
Selamat datang di duniaku♥️
- BergabungJune 7, 2018
- facebook: Profil Facebook Silfiana
Daftar untuk bergabung dengan komunitas bercerita terbesar
atau
Jangan lupa selalu up pembaruan-pembaruan kisah Shofia yaJangan lupa komen dan vote nya juga, komen dan vote dari kalian adalah dorongan semangatku dalam menulis looSalam manis dariku♥️Lihat semua Percakapan
Cerita oleh Silfiana pramitaningsih
- 3 Cerita Terpublikasi
Jalan Takdir Shofia
173
21
3
Karena laki-laki dan cinta adalah salah satu ujiannya wanita dalam proses menghafalkan Al-Qur'an.
Proses bagi...
Kataku
102
7
5
Ini adalah kata tak bertempat, yang tengah menjadi bianglala didalam otak.
Jangan lupa vote dan komen🧡