CliffJensen
Cerita HEXAGON itu keren banget, kubaca di tahun 2016 sampai habis buku 1-nya tapi stop baca lanjutannya.
Karena selalu teringat, bahkan terngiang dialog karakter paling jenius di semesta itu, yang kulupa namanya siapa, intinya sih bernada merendahkan/mendiskreditkan kaum LGBTQ, khususnya kaum homoseksual.
Rasanya tuh aneh banget, kisah yang ditulis oleh sosok yang ahli dibidang sains atau semacamnya, ternyata ada unsur homofobik di dalamnya.
Semoga di cerita-cerita selanjutnya, bisa lebih memanusiakan manusia ya.
syukur-syukur ada representasi queer atau black people di dalamnya, biar makin keren.
Semangat kak Andrianchun.
andrianchun
@CliffJensen hai kak, makasi banyak apresiasi dan masukannya ya. Mungkin yg kamu maksud Belva atau Cassie? Hehehe iya di awal² mungkin dialog mereka ada yg terasa homophobic, tp ada alasannya sih, karena struktur sosial di sana mengharuskan untuk itu tunggu aja sih kak, character developmentnya beberapa tokoh memang agak terlambat di tengah², dan isu LGBTQ baru akan lebih terasa di buku ke-3 sama 5
•
Reply