imyourcandyy_

halo semuanyaa^^ 
          kali ini aku bawa cerita baru lagi, yang berjudul "Unspoken Bonds." 
          Pemeran utamanya Byun Baekhyun & Wendy ♡
          
          Kalau kemarin Baekhyun sebagai "Kurir." 
          sekarang, Baekhyun beralih profesi sebagai "Guru TK. 
          
          Pak Guru Baekhyun siap membimbing anak-anak kalian lho, mulai dari belajar membaca, menulis, mewarnai, dan segala macam tugas guru, Baekhyun lakukan. 
          
          Ayo, kapan lagi bisa lihat anak-anak belajar bersama Guru paling ceria dan terkenal di kalangan orangtua murid? 
          join kelasnya sekarang ya mom, jangan sampai terlewat~
          
          • Pendaftaran dimulai sejak tanggal 06-November-2025
          • di Wattpad, bisa kalian cek link yang ada di bawah ini ya!
          
          Semoga “Unspoken Bonds” bisa bikin kalian senyum, hangat, dan sedikit nostalgia sama masa kecil.
          Sampai jumpa di kelas Pak Guru Baekhyun~ 
          
          https://www.wattpad.com/story/401077667?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=imyourcandyy_

Lu_readmind

Permisi mau Promosi, boleh ya… 	
          ----	
          Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
          Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.  
          Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman." 
          "Iya.." 
          Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..." 
          Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
          "Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
          Aku tidak bereaksi.
          "Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?" 
          Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.  
          Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada? 
          Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu. 
          Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang. 
          ————————
          MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
          https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225

Ififah75

Deyra Gracia Elliesha. Perempuan berusia 26 tahun yang dikenal dengan kecantikannya yang memikat. Belum lagi karirnya yang cemerlang sebagai Desain Interior paling diminati. 
          
          Semua orang menduga hidupnya begity sempurna, tapi siapa sangka jika Deyra dikhianati oleh Tunangannya sendiri. Tunangannya itu ketahuan memiliki selingkuhan yang bahkan saat ini tengah mengandung, dan sialnya korbannya tidak hanya satu!
          
          Sampai akhirnya di tengah ke frustasiannya Deyra memilih singgah di salah satu club ternama di Kota London. Mungkin saja itu akan menjadi keputusan yang paling disesalinya nanti... Atau malah seharusnya ia tidak menyesalinya?
          
          Kegilaannya malam itu tanpa sadar membuat Deyra membawa dirinya berurusan dengan Sean Sterling Harrington. Pria paling berbahaya dengan segala sikap dinginnya yang diketahui semua orang.
          
          Tanpa berpikir panjang Deyra menghabiskan malam bersama pria itu dan menemukan dirinya bangun dengan keadaan tangannya yang terborgol! 
          
          Ia terjebak!
          
          Debar jantungnya berpacu dengan kencang ketika pria itu berjalan mendekatinya dengan aura intimidasi yang kuat.
          
          Suara denting borgol yang beradu dengan kepala ranjang terdengar ketika Deyra memundurkan tubuhnya untuk menghindar yang hasilnya jelas sia-sia.
          
          "Kau mau apa?" Panik Deyra ketika pria itu berhenti di hadapannya dan menundukkan tubuhnya untuk mensejajarkan wajahnya di hadapan Deyra.
          
          Dari posisi mereka saat ini, Deyra bisa melihat senyuman miring terlihat di wajah pria itu.
          
          Sebelum pria itu bergerak maju dan mendekatkan bibirnya ke telinganya. Membuat tubuh Deyra merasa meremang mendengar setiap kata yang dikatakan pria itu padanya.
          
          "Tidak semudah itu pergi, Nona. Apalagi setelah mengambil keperjakaanku" bisik pria itu yang membuat kedua mata Deyra melotot.

Ahdnkdhwmlsbsmbd

awuw/

Ahdnkdhwmlsbsmbd

@ Aurynaurellya  wwwwwawwbwwwwwuwbwuwwabwhwwwwywww-+---*WwawawWwwWwwwwbwwwwWwwwwwwwwwwwwwWwwaww--+-5-wwaWWa--8+-------++-/-5++++-----/**8(//*/2*//**/**////***/*//2**////2(*/*abwauwwawwwwww/wwwwwwwbw)8//8*++-0--++-aaaybWwaababwwwwwabwwahww/////-+-8///*5//*****/++ww/(//5(/**///)/8/*///(*/)////*//888/)*//***/*awbwwywwwwawwwwwwwwwwbwaww
Contestar

ZeronyZerony

Permisi kak...
          Izin promosi...
          Kalau misalkan mengganggu boleh di hapus ya..
          
          Kanna dan Refix menghabiskan malam bersama karena di jebak oleh polisi-polisi gadungan.
          
          ___________________________________________
          
          Kanna memiliki ke insicure an selangit dan Refix yang memiliki kesabaran seluas samudera [terkadang seperti setetes air di lautan]
          
          "JANGAN KAU MENGIRA AKU AKAN BUNUH DIRI! AKU TIDAK AKAN BUNUH DIRI KARENA AKU BELUM SIAP MASUK KE NERAKA!" Ucap Kanna frustasi.
          
          ___________________________________________
          
          "Kenapa boss? Muka lo di tekuk mulu daritadi." Ucap Zendy.
          
          "Sebentar lagi dia bergelar duda." Jawab Rayan
          
          "HAH?! JADI KALIAN BAKALAN BERCERAI!" Ucap Zendy.
          
          "Kalian punya solusi nggak, supaya aku sama Kanna nggak jadi bercerai?"
          
          "Kan nggak boleh menceraikan istri kalau lagi hamil"
          
          ___________________________________________
          
          "Kanna, kamu lagi hamil kan?!" Ucap Refix.
          
          Kanna hanya terdiam.
          
          "Kanna, tolong jawab pertanyaanku. Plis" ucapnya memohon.
          
          "Besok kita bercerai." Ucap Kanna
          
          "Perceraian bakalan batal kalau kamu hamil. Nggak boleh suami menceraikan istri yang sedang hamil." 
          
          "Jadi kamu bakalan ceraikan aku setelah melahirkan?" Ucap Kanna datar.
          
          "Menurutmu?" Ucap Refix sambil menaikan satu alisnya.
          
          "Nggak papa sih kalau kamu mau menceraikan aku." Ucap Kanna dengan santai.
          
          Sikap unik Kanna yang satu ini. Membuat Refix gemes sendiri.
          -----------------‐-------------------------------------------------
          "Mau ngapain kamu!"
          "Mau menyapa dedek"
          Kanna ngeblush.
          "Pipimu makin bebem saja. Pingin aku makan!"
          -----------------‐-------------------------------------------------
          https://www.wattpad.com/story/315685306?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=coldestwater&wp_originator=TG80Brn%2FNj6O3o9DZucU89fxmOakQcWraMRwesGMdgjXI3vA%2F4Pi2%2FZwFaeZetUgbWBNU9aADk2OsvWRRjvNJ4W0TXUjK%2Fr90CV8GYBAzRuni5fil3%2Fn76%2BQQKHUok9%2B