aveladwiana

Halo semuanya
          	
          	Aku mempunyai cinta yang luar bisa, namun tetap saja ak seperti ini

aveladwiana

Halo semua, lama tidak menulis disini
          
          Aku sudah baik, jauh lebih baik. Disini dulu aku melupakan semuanya, membaca novel untuk menghibur diriku sendiri, merangkai imajinasi untuk menghilangkan goresan pedih. Sekarang sudah tidk. Hanya saja aku ingin seseorang menanyakan semua itu untuk menghilangkan trauma, tapi seperti aku masih seperti taun lalu, sendiri. 
          
          Aku ingin didengarkan, supaya air mata dan gorsan itu hilang, namun tidak ada. Aku lebih baik, namun tidak cukup demikian. 
          
          Lucu rasanya menantikan hari dimana seseorang bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Namun itu seperti novel² yang telah aku baca, hanya imajinasi. Lucu rasanya menantikan hari dimana cerita tragis ini berakhir disapu oleh seseorang, namun seperti novel² yang telah amu baca, hanya imajinasi. 
          
          

aveladwiana

Dia adalah lelaki yang baik. Suaranya halus. Tawanya lembut. Dan cara dia melarang, benar benar berbeda. Dia mengeluh tenang dunia kepada saya. Lucu kan?
          Saya suka ketika dia menghela nafas. Saya suka ketika dia tertawa kecil. Saya suka ketika dia menyebut nama saya dengan nada lelah. Saya suka.
          Tau? Itu alasan saya untuk tetap menemaninya. Tanpa lelah, tanpa di minta imbalan satupun. Aku siap menemaninya. Walau aku tidak di anggap sebaiknya.