Rapuhnya hati manusia jika tanpa ada Maha Kuasa yang menjaga.
Yang menguatkan hati dan jiwa nya.
Seringkali hati ini mudah berprasangka buruk.
Kadang mudah berubah-ubah keadaanya.
Jika tanpa satu tujuan yang jelas, entah akan dibawa kemana jiwa dan raga ini.
Entah sudah berapa kali mungkin nyaris pindah alam.
Indahnya takdir mengubah pahit menjadi manis karna adanya hikmah.
Sepahit, sesakit, setidak kuatnya diri ini menanggung kenyataan. Di ujung ujian sana ada hikmah yang lagi2 membuat diriku bersyukur tiada henti.
Kasih sayang Sang Pencipta mungkin tak selalu berupa tawa bahagia. Namun banyak diantaranya yang justru diberikan kesulitan, kelaparan, keberatan hati, ketidakberdayaan diri terhadap takdir. Namun bukankah sejuknya air akan begitu nikmat ketika diteguk dalam keadaan dahaga.
Yakin bahwa takdir ini adalah takdir yang terbaik, yang dirangkai Allah untuk kita. Agar dengan itu jiwa raga kita ditempa dan semakin kuat berdiri meski telah terjatuh berkali-kali.