callmebilaaa1

Bruk! 
          	
          	Entah bagaimana ceritanya, ia berakhir tersungkur di antara rumput-rumput. Suaranya memang tidak terlalu keras, tetapi postur tubuh Hazzael bisa terlihat dari rumah Reza. Terlebih saat gerbang rumah lelaki itu terbuka. 
          	
          	Suara derap kaki mendekat bersamaan dengan pertanyaan khawatir. Alih-alih menjawab, ia malah menangis. Bukan menangis karena sakit. Tetapi menangis karena menanggung malu. Niat hati ingin tebar pesona agar crush terpesona, malah berujung pulang dengan perasaan malu.
          	
          	---
          	
          	Saat Bunda Reza melangkah ke dapur, Hazzael menyandarkan punggungnya ke sofa. Pikirannya mulai berkelana lagi. Sepertinya hari ini ia tidak sepenuhnya gagal. Setidaknya, ada satu momen yang membuat rencana PDKT nya semakin lancar. Dekat dengan keluarga. Bunda Reza. 
          	
          	“When ya....”
          	
          	I just published " 07. Pesona Cowok Stecu " of my story " PADUAN CINTA 101 [REVISI] ". https://www.wattpad.com/1558163495?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

Bruk! 
          
          Entah bagaimana ceritanya, ia berakhir tersungkur di antara rumput-rumput. Suaranya memang tidak terlalu keras, tetapi postur tubuh Hazzael bisa terlihat dari rumah Reza. Terlebih saat gerbang rumah lelaki itu terbuka. 
          
          Suara derap kaki mendekat bersamaan dengan pertanyaan khawatir. Alih-alih menjawab, ia malah menangis. Bukan menangis karena sakit. Tetapi menangis karena menanggung malu. Niat hati ingin tebar pesona agar crush terpesona, malah berujung pulang dengan perasaan malu.
          
          ---
          
          Saat Bunda Reza melangkah ke dapur, Hazzael menyandarkan punggungnya ke sofa. Pikirannya mulai berkelana lagi. Sepertinya hari ini ia tidak sepenuhnya gagal. Setidaknya, ada satu momen yang membuat rencana PDKT nya semakin lancar. Dekat dengan keluarga. Bunda Reza. 
          
          “When ya....”
          
          I just published " 07. Pesona Cowok Stecu " of my story " PADUAN CINTA 101 [REVISI] ". https://www.wattpad.com/1558163495?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

Hazzael berdiri dengan bantuan ibunya, ajaibnya kedua kakinya baik-baik saja. Namun, rencananya tak berhenti di situ saja. Ia sengaja mengeluarkan suara batuk tanpa dahak. 
          
          “Aku masih agak sakit. Tiba-tiba lemas, lemah, letih, lunglai... Tapi kalau dipikir-pikir lagi. Kayaknya ini bisa lebih baik kalau aku duduk di sana.”
          
          Hazzael mengangkat jari telunjuknya dengan gestur lemas. Ia menunjuk ruang di samping Reza. Alih-alih bersimpati, Ayah Hazzael justru datang dan dengan sigap menggendong putrinya masuk. 
          
          “Ayah! Aku bukan anak kecil! Aku bisa jalan! Aku udah sembuh! Serius!”
          
          “Ayah! Malu, ih. Dilihat calon pac--calon orang sukses!”
          I just published " 06.  Merah Di Absensi, Merah Di Pipi " of my story " PADUAN CINTA 101 [REVISI] ". https://www.wattpad.com/1557178286?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

“Merawat tanaman itu sederhana,” katanya. “Disiram, dijaga, ditunggu. Sama seperti hidup. Sama hal nya dengan keluarga.”
          
          “Tanaman itu jujur, Nak,” katanya pelan. “Kalau kita rawat, dia tumbuh. Kalau kita lupa, dia layu. Nggak pura-pura kuat.”
          
              
          
          “Ayah nggak jago jadi pekerja di salon.”
          
          Mendengar sindiran dari putrinya, Yuda hanya bisa tersenyum tipis. 
          
          “Maka dari itu bibimu menendang Ayah dari salonnya karena mengacau.”
          I just published "  02 
           " of my story "  Ballerina Kecil Ayah   ". https://www.wattpad.com/1596734807?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

Pandangannya pun jatuh pada sosok wanita yang sejak tadi meneriakkan namanya. Bahkan senyum wanita itu membuat sesuatu yang hangat muncul dalam dirinya. Kehangatan itu perlahan menghilang saat ia tersadar bahwa, tubuhnya tak lagi lengkap.
          
          Bagaikan sebuah puzzle yang kehilangan satu bagiannya. Puzzle itu akan sempurna jika semuanya terpasang dengan baik, sesuai urutannya. Akan tetapi, jika satu bagian dari puzzle tersebut hilang - akankah puzzle itu terlihat sempurna? 
          
          I just published "  01 
           " of my story "  Ballerina Kecil Ayah 
           ". https://www.wattpad.com/1596439889?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

“Bukankah waktumu di sini sudah berakhir?”Nadaku terdengar sinis.
          
          Almos mengangkat bahunya acuh dan berjalan mendahuluiku. “Aku masih punya beberapa menit sebelum pergi. Kenapa kamu bertanya? Apa kamu takut rindu padaku?”
          
          Aku membulatkan mataku, tak percaya. Darimana dia mendapatkan kepercayaan diri yang sangat besar itu? Rindu, katanya.
          
          “Kenapa aku harus merindukan orang asing?”
          
          ☰ ☱ ☲ ☳☴ ☵ ☶ ☷☰ ☱ ☲ ☳☴ ☵ ☶ ☷☰ ☱ ☲ ☳
          
          “Jeffan, apa murid dalam file yang kamu maksud itu adalah aku?”
          I just published " Target Baru Itu Aku?  " of my story " CODE 17 ". https://www.wattpad.com/1594574351?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1

callmebilaaa1

“Kenapa kamu selalu mempertanyakan pertanyaan yang tidak berguna?! Mama hanya menyuruhmu menurut dan menurut! Apa itu sulit?!” Teriak Mama dengan mengangkat jari jemarinya, mengusap pelepis kepalanya. 
          
          “Jika kamu sangat ingin mencari Laki-laki itu — laki-laki yang tak peduli dengan kehadiranmu di dunia ini, laki-laki yang tak pernah menoleh untuk melihatmu, meskipun hanya sekali. Laki-laki yang melepas tanggungjawabnya dengan begitu mudah. Pergi dan carilah! Tanyakan pada siapapun tentang keberadaannya. Tapi, jangan harap kamu akan mendengar hal itu dari mulut Mama.”
          
          I just published " Fragmen Rekaman " of my story " CODE 17 ". https://www.wattpad.com/1593380835?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1