“Oh, iya, Kak. Boleh pinjam ponselnya? Tadi Ibu pesan sesuatu sama Zaza, tapi Zaza lupa.”
“Ibu, ini Zaza. Tadi Ibu titip sesuatu, kan?”
“Ah, masa Ibu lupa. Ibu, kan, titip calon menantu.”
Reza langsung memalingkan wajah, menutup mulutnya dengan satu tangan.
Hazzael meletakkan ponsel itu di meja, lalu menggesernya kembali ke arah Reza. “Kata Ibu, Zaza kebanyakan halusinasi.”
-----
“Gua tinggal belanja bentar —” katanya perlahan.
“— Lu malah dapet bonus.”
I just published " 11. Seseorang Di Kursi Seberang " of my story " PADUAN CINTA 101 [REVISI] ". https://www.wattpad.com/1571103625?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=callmebilaaa1