We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sebuah ruang sunyi di tepi keberadaan,
tempat hati yang sesak menepi dan jiwa yang letih bersandar pada kata.
Disini,
diam menjelma bahasa,
luka menemukan narasinya,
dan setiap aksara adalah jejak pulang bagi rasa yang tak sempat bernama.
Aku menulis bukan untuk disambut telinga,
melainkan untuk abadi dalam senyap,
dan dikenang oleh waktu yang tak pernah kembali.
- JoinedOctober 8, 2022
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by diksi131
- 1 Published Story
Surat dari Dalam Kepala
96
3
14
"Surat dari Dalam Kepala" adalah kumpulan kata-kata yang tak pernah sempat diucapkan, hanya bergema...