𝐁𝐀𝐁 𝐈.
Seorang gadis bersenandika monokrom. Hatinya sadrah tatkala dihadapkan andala. Namun Dewi Fortuna sepertinya berpihak kepadanya, terbukti hadirnya lumba-lumba, memberikan pancarona di setiap lirikannya.
𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐈.
Di waktu yang sama pula, Dewi Selene trenyuh kepada Aurora, namun karsa itu urung. Membiarkan Dewi Atropos melaksanakan tugasnya.
𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐈𝐈.
Sejak saat itu, gadis bersenandika monokrom tak lagi gentar pada gelap. Ia menjadikannya rumah, merangkai luka menjadi aksara, lalu hidup berdampingan dengan takdir yang dipilihkan semesta. Gadis itu bernama Yui Akumu.
𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐕.
Waktu terus melangkah tanpa menunggu. Semesta berulang kali mengetuk pintu kesadarannya, namun Yui Akumu masih terlelap dalam peraduan yang terlalu panjang. Ia hanyut di antara mimpi dan kenangan, menelusuri lorong-lorong senyap yang dibangun oleh nestapa. Bahkan Dewi Hypnos pun terdiam, menyaksikan gadis itu memeluk tidur seolah takut kembali menatap dunia.
𝐁𝐀𝐁 𝐕.
Tatkala fajar baru menyingsing di ufuk yang asing, Yui Akumu membuka matanya untuk terakhir kali sebagai dirinya yang lama. Takdir menuntunnya melintasi batas antara akhir dan awal, menghapus jejak-jejak pilu yang telah usang dimakan waktu. Dalam lembar kehidupan yang baru, ia terlahir kembali dengan nama Faya.
- 𝘣𝘦𝘵𝘸𝘦𝘦𝘯 𝘮𝘺𝘥𝘦𝘪 𝘢𝘯𝘥 𝘱𝘩𝘢𝘪𝘯𝘰𝘯 𝘤𝘩𝘦𝘴𝘵
- JoinedMarch 19, 2022
Sign up to join the largest storytelling community
or
Seorang gadis pernah menjadikan aksara sebagai rumahnya. Menitipkan tawa, luka, dan harapannya pada setiap cerita yang ia rangkai.Namun waktu berlalu. Gadis itu perlahan menghilang dari lembar-lemba...View all Conversations