guitarwaterszn

i don't put any interest towards something related to BXB—GXG. 

byjulieeeee

Permisi, boleh numpang promosi cerita pelan-pelan ya?
          
          Judulnya "Dua cangkir satu Meja", genre slow fic dengan fokus hubungan bapak dan anak—bukan tentang siapa yang paling keras kepala, tapi tentang dua orang yang akhirnya belajar saling memahami lewat keheningan dan luka yang tak pernah diucapkan.
          
          Kadang, mereka bertengkar karena hal sepele. Kadang, mereka hanya duduk diam, tapi rasanya lebih berat dari kata-kata. Ini bukan kisah dramatis yang penuh teriakan—melainkan kisah sunyi yang menyentuh, tentang pelan-pelan saling sembuh.
          
          Kalau suka cerita penuh emosi yang tenang tapi dalam, boleh banget mampir baca di sini:
          https://www.wattpad.com/story/380241286?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=tigajully
          
          Terima kasih sudah meluangkan waktu! Semoga ceritanya bisa menemani harimu.
          

im_shke

Hi kak, izin promosi ya. Tertarik dengan fanfic norenmin? Angst? Kebetulan di sini aku punya satu yang cocok—
          
          Menjalin hubungan serius dengan seseorang yang masih terikat dengan masa lalu, keterpaksaan yang berakhir manis tetap berujung bencana.
          
          Terima kasih sebelumnya( ◜◡◝ )
          
          https://www.wattpad.com/story/274930992?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=panthera130&wp_originator=WgJyR%2F5pCST9GlFciZVP3wTT3CM%2B73knBQGXvMx8zow5ClPlvHRqCC7n%2BzCioJWeuUrdOILhWUpwfFK%2B%2Fw6NH%2BUUIHe%2BElrfxH%2FN0QjEt31yhSGvJj6VMJrNeSftdpG6

moodnulis

Izin promosi akang/teteh..
          
          
          Kehidupan anak kembar yang kata orang-orang gak direstuin Allah. 
          
          
          
          
          Jeya, sebagai si kembar nomer dua merasa jijik sama kehidupannya karna merasa selama hidupnya ia bakal terus dibuntuti sama dua saudara kembarnya yang—nauzubillah amit-amit cabang bayi. 
          
          
          
          Sedangkan Jeno, si kembar Nomer satu merasa hidupnya  terasa perih lur punya kembaran macam Jeya yang Jutek dan Jaenal si Jamet. Belom lagi si Jeya sama Jaenal kalo punya masalah pasti yang ngebersihin Jeno. Dikira Jeno tukang sapu apa. 
          
          
          
          Maap garing. Jeno kan ranginang. 
          
          
          
          Tapi beda sama Jaenal, walau diulu hatinya ia merasa jengkel sama dua saudaranya yang kadang gak punya adab, tapi disisi lain Jaenal sayang banget sama dua saudara kembarnya. 
          
          Apalagi kalau si Jeya udah masakin makanan buat Jaenal, terus ditambah si Jeno yang udah nyelesaiin tugas, kan enak tuh, Jaenal tinggal nyontek doang. 
          
          
          
          
          Pokoknya banyak rupa-rupa deh tentang kehidupan Jeya dan dua saudara kembarnya. Syukur-syukur mereka masih bisa hidup berdampingan. Walau Jeya tiap hari istighfar, tapi Jeya tetep masih sayang. 
          
          
          Kalo kalian kepo sama kehidupan Jeya dan dua saudara kembarnya, ayo merapat, nanti Jeya ceritain banyak tentang kehidupan gila keluarga metalnya. 
          
          
          
          https://www.wattpad.com/story/252945869?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=moodnulis&wp_originator=tpVFm9bNJ2EviKr2XTmy9vp8oE2HfRCac3RPk12qwSPFcSXY%2BKEbqFDXQD773Y7rK6ybcqHs1buP%2FWVixUmEfpxo6hxZn5IBGDoesFRdjbxl8ko3Gn1I5gpq92t8liqe