jjflowsss

Ramekan nayanika wehhhh, kalo ga rame hiat lagi awokwokwkwkwkwk  :D ga deng, candaaaaaa ^3^
          	
          	Met baca ^3^

secrty_aifac

@ jjflowsss  berarti kita harus selalu menyepam akun anda 
Reply

askava-

Hai kak ijin yaa — buat kalian jika berkenan mari mampir di cerita aku tentang sebuah kerajaan Avarenta yang menyembunyikan identitas sang pelayan rendahan padahal seorang putri yang dulu di asingkan karena fitnah penghianatan,juga taburan romansa - cinta terlarang pangeran pada seorang pelayan / putri yang terlupakan?
          Mari Berkelana ke Dunia Imajinasi bersama Aska ★
          https://www.wattpad.com/story/399679630?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=askava-

jen0jaemiin

Hi, Kakak! Maaf jika mengotori akun Kakak. Saya izin promosi, Kak. Ini genre sedikit angst, tapi saya jamin seru, kalau penasaran boleh di baca, ya. Jangan lupa mampir(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
          Mohon bantuannya dengan vote, komen, dan follow ❤️ Thank you so much(⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
          
          https://www.wattpad.com/story/398358644?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=jen0jaemiin

imaathea

hai ka sorry nyampah, aku izin promosi yaa
          
          https://www.wattpad.com/story/395589511?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=imaathea
          
          Suara lonceng tua menggema di antara kabut yang menggantung rendah di lembah Kastil Velraeth. Di puncak menara tertinggi, seorang gadis duduk membisu, membelakangi jendela berjeruji besi. Rambutnya hitam menjuntai, kulitnya pucat seperti pahatan batu, dan matanya kosong… seolah menyimpan kutukan dunia lama.
          
          Mereka memanggilnya anak iblis, kutukan berdarah, pewaris tak diinginkan dari Kerajaan Eltherra. Ia dikurung sejak delapan tahun, setelah seorang prajurit hangus oleh api yang muncul dari telapak tangannya sendiri.
          
          Dua belas tahun berlalu.
          Hari ini, pintu baja yang tak pernah terbuka itu berbunyi.
          
          Langkah asing mendekat, bukan milik penjaga.
          Dan dari balik jeruji, seorang pria berjubah hitam berdiri, matanya segelap malam, tangannya membawa surat tua bersegel darah.
          
          “Putri Seraphine Elmyra,” ucapnya.
          “Aku datang bukan untuk menyelamatkanmu. Aku datang untuk menagih pernikahan kita—janji darah yang dibuat sebelum kau lahir.”
          
          Seraphine tersenyum tipis.
          “Sudah terlambat,” bisiknya. “Karena siapa pun yang mencintaiku… akan terbakar.”
          
          Dan dari kejauhan, angin membawa bisikan yang telah lama dilupakan:
          “Jika darah iblis bersatu dengan darah manusia… maka kerajaan akan jatuh.”