kincirmainan

Jangan kelewatan Lawan Dudes chapter 35-36, ya!
          	
          	Bayangan malam itu terlintas. Itu bisa jadi momen yang dengan mudah kumaafkan kalau saja dia membalas perasaanku. Kalau saja aku bukan hanya tubuh yang disentuhnya saat dia nggak bisa menahan diri. Aku terus mengingat-ingat hal itu. Bahwa aku bukan hanya tubuh. Bukan cuma jasad. Aku punya perasaan. Aku menggeliat lebih kuat.
          	“Stop,” kataku. “Please….”
          	
          	LAWAN DUDA Chapter 35-36 https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-35-36

kincirmainan

Jangan kelewatan Lawan Dudes chapter 35-36, ya!
          
          Bayangan malam itu terlintas. Itu bisa jadi momen yang dengan mudah kumaafkan kalau saja dia membalas perasaanku. Kalau saja aku bukan hanya tubuh yang disentuhnya saat dia nggak bisa menahan diri. Aku terus mengingat-ingat hal itu. Bahwa aku bukan hanya tubuh. Bukan cuma jasad. Aku punya perasaan. Aku menggeliat lebih kuat.
          “Stop,” kataku. “Please….”
          
          LAWAN DUDA Chapter 35-36 https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-35-36

kincirmainan

Eh… LAWAN DUDA update, ya!
          
          Silakan baca duluan versi premiumnya
          
          “Nggak adil?” cicitku. “Nggak adil buat kamu? Terus buat aku gimana? Yang adilnya buat aku, gimana?”
          “Kalau kamu nggak bisa maafin aku, suruh aja aku pergi dari sini. Aku pulang sekarang juga. Cepet bilang! Itu maumu? Nggak kenal aku lagi?”
          “Sebenarnya kamu ke sini, tuh, buat apa?!"
          
          LAWAN DUDA Chapter 35-36 
          
          https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-35-36

TeoriKataPublsihing_

Heeluu kak Kincir! ^^
          Perkenalkan, aku Tika AJ dari Teori Kata Publishing
          
          Tika baru aja baca karya Kakak, "Factory Romance", dan jujur Tika suka banget sama alurnya. dari cara Kakak menulis, setiap narasi demi narasi kaya cantikk banget, emosinya juga dapet, Tika bisa lihat kalau karya Kakak Pilihan katanya rapi, dan vibe tulisannya itu kerasa flow, berasa di Tarik banget kedalam ceritanya...
          
          Selain itu, Tika juga lihat karya kakak yang punya insight yang tinggi dan kakak juga terlihat aktif sama pembaca setia karya kakak. Buat kami, itu adalah tanda bahwa cerita Kakak punya value tinggi dan pembaca rela mengikuti perjalanan ceritanya dengan antusias. ✋
          
          Karena daya tarik yang luar biasa itu, Tika ingin sekali mengajak Kakak untuk berkolaborasi menerbitkan cerita ini menjadi buku cetak bersama Teori Kata. Kami percaya karya Kakak sangat berpotensi menjangkau pembaca yang lebih luas dalam bentuk buku fisik, dan kami ingin membantu memastikan prosesnya berjalan nyaman, rapi, dan profesional.
          
          Di Teori Kata, kami tidak hanya bertugas menerbitkan buku, tapi juga menjadi partner kreatif yang mendampingi setiap langkah penulis, mulai dari penyuntingan layout, desain Cover, tata letak, sampai strategi promosi.
          Kami menyediakan dua opsi penerbitan fleksibel yang bisa Kakak pilih sesuai kenyamanan dan kebutuhan Kakak:
          
          1. Terbit GRATIS (dengan royalti hingga 30%), atau
          2. Self-publish (royalti 100% sepenuhnya untuk Kakak).
          
          Jika Kakak tertarik atau ingin tanya-tanya lebih dulu, bisa langsung balas pesan ini yapp, atau hubungi Tika lewat WA: +62 877-7669-0883 (bisa lampirkan screenshot penawaran ini ya supaya aku langsung tahu ^^).
          
          Kakak juga bisa melihat karya-karya inspiratif penulis lain yang sudah terbit bersama kami di Instagram: @teorikatapublishing ♡
          
          Tika sangat berharap bisa bekerja sama dengan Kakak dan melihat "Factory Romance" hadir sebagai buku cetak yang bisa dinikmati lebih banyak pembaca.
          
          -TA

kincirmainan

“I really like you,” ungkapku serius. “Aku nggak akan minta kamu ngebalas perasaanku, menurutku... tanpa diminta, itu akan terjadi dengan sendirinya, tapi please… jangan hancurin hatiku selama kita masih berada dalam perjanjian saling menguntungkan ini. Kamu ngerti?”
           
          "Bener-bener nggak turn on denger aku nggak pakai apa-apa di balik baju gedombrongan ini?"
          
          Aku menghela napas, "Aku belum turned off sejak tadi."
          
          UPDATE LAGI!!!
          
          LAWAN DUDA Chapter 33-34 
          
          https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-33-34

kincirmainan

Jangan lewatkan update LAWAN DUDA chapter 31-32, extra special part ini cuma bisa dibaca di sini
          
          “A—ada di laci,” beri tahuku sambil menunjuk nakas di dekat jendela. 
          “Kamu yakin?” tanyanya sekali lagi.
          “Kamu kelihatannya sangat yakin,” erangku. “Kalau kita akan melakukannya, lakukan dengan benar. Jangan sembarangan. Laci kedua sebelah kanan, di balik katalog buku olah raga—”
          
          Nyari apaaa???
          
          
          LAWAN DUDA Chapter 31-32 (Extra Special Part, Exclusive KK) https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-31-32-extra-special-part

kincirmainan

Jangan lewatkan LAWAN DUDA chapter 31-32 di Karyakarsa. 
          Khusus chapter 31 exclusive hanya di karyakarsa karena extra special. Full fan service dan hanya untuk kalangan yang aum-aum aja.
          Terlalu auw kalo dipost bebas.
          Happy hot reading!
          
          LAWAN DUDA Chapter 31-32 (Extra Special Part, Exclusive KK) 
          
          https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-31-32-extra-special-part

kincirmainan

LAWAN DUDA Chapter 31 terbit exclusive di karyakarsa karena extra spicy dan spesyel. Jadi nggak bisa di-post sembarangan.
          
          Aku kembali melihat wajahnya berkilau keperakan diterangi cahaya bulan dari jendela, dia mengusap seputar bibirnya yang basah dengan punggung tangan.
          Sungguh gambaran yang sangat dewasa.
          
          Chapter 32 versi wattpad tetap akan terbit.
          
          LAWAN DUDA Chapter 31-32 (Extra Special Part, Exclusive KK) 
          
          https://karyakarsa.com/Kincirmainan/lawan-duda-chapter-31-32-extra-special-part