myliaxera

Halo guys! Long time no see, terimakasih banyak yang sudah mau nunggu karya-karyaku terutama Redicate dan Antariksa. Aku mau info kalau memang kedua cerita itu akan aku hiatuskan sampai gaya penulisan aku udah balik lagi jadi nonformal. Bagi kalian yang lagi cari-cari bacaan baru, boleh banget check cerita baru aku judulnya “ANOTHER CHANCE FOR THE VILLAIN”. Ini cerita yang aku tulis dengan gaya cerita danmei. Humornya agak aku masukin ke Indo dikit, jadi ga sepenuhnya berlatar China. Tapi bagus banget loh! Buat kalian yang suka baca novel bertema reinkarnasi, idol, dan villain. Yuk baca karya terbaruku yang akan update sehari sekali! 

myliaxera

SINOPSIS ANOTHER CHANCE FOR THE VILLAIN
          	  
          	  Lu Zeyu diberikan kesempatan kedua oleh dewa untuk hidup. Ini adalah berkah bagi seorang antagonis sepertinya. Belajar dari pengalamannya yang lalu, ia berjanji tidak akan menghancurkan plot dan membiarkan protagonis hidup bahagia. Senyumnya bahkan diikuti dengan matanya, harusnya memang ia menjadi ikan asin saja dalam kehidupan ini. Cukup ikuti arus, menjadi seorang idol yang baik, dan menikmati kekayaan keluarga Lu. Oh, misinya yang terakhir adalah membuat seluruh keluarga Lu bahagia. Ia tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan keluarganya. Bahkan, ia akan menabung dengan giat untuk menghidupi keluarganya jika memang kebangkrutan keluarga Lu tak bisa dihindari. 
          	  
          	  Zeyu bertekad hanya menjadi seorang figuran dalam cerita "White Moon and Its Dark", berusaha menjalani kehidupan tanpa menarik perhatian protagonis. Namun entah mengapa, ia merasa plot cerita ini semakin aneh. Itu terjadi ketika tiba-tiba sang protagonis, Huo Lihan, menyatakan perasaannya,
          	  
          	  "Zeyu, kau benar-benar tipeku. Apa sebaiknya kita berpacaran saja?"
          	  
          	  Zeyu terdiam, begitu ia sedang memikirkan jawaban, tiba-tiba pasangan protagonis, Gu Hanyu, memotong pernyataan cinta Lihan dengan wajah kesal.
          	  
          	  "Aku bahkan bisa memberikanmu seluruh saham perusahaan. Bukankah aku lebih menarik?" Gu Hanyu meraih tangan Zeyu, menggenggamnya dengan erat seakan tidak mau kehilangan Zeyu.
          	  
          	  "Apakah saham lebih menarik daripada pulau dan gunung?" Huo Yuan, CEO dari perusahaan nomor satu di Beijing turut mengikuti permainan untuk mendapatkan Zeyu.
          	  
          	  Tunggu, apa yang terjadi? Bukankah seharusnya Huo Lihan dan Gu Hanyu bersama? Bisakah ia tidak bisa hidup tenang dan menjadi figuran saja?!
Reply

myliaxera

Halo guys! Long time no see, terimakasih banyak yang sudah mau nunggu karya-karyaku terutama Redicate dan Antariksa. Aku mau info kalau memang kedua cerita itu akan aku hiatuskan sampai gaya penulisan aku udah balik lagi jadi nonformal. Bagi kalian yang lagi cari-cari bacaan baru, boleh banget check cerita baru aku judulnya “ANOTHER CHANCE FOR THE VILLAIN”. Ini cerita yang aku tulis dengan gaya cerita danmei. Humornya agak aku masukin ke Indo dikit, jadi ga sepenuhnya berlatar China. Tapi bagus banget loh! Buat kalian yang suka baca novel bertema reinkarnasi, idol, dan villain. Yuk baca karya terbaruku yang akan update sehari sekali! 

myliaxera

SINOPSIS ANOTHER CHANCE FOR THE VILLAIN
            
            Lu Zeyu diberikan kesempatan kedua oleh dewa untuk hidup. Ini adalah berkah bagi seorang antagonis sepertinya. Belajar dari pengalamannya yang lalu, ia berjanji tidak akan menghancurkan plot dan membiarkan protagonis hidup bahagia. Senyumnya bahkan diikuti dengan matanya, harusnya memang ia menjadi ikan asin saja dalam kehidupan ini. Cukup ikuti arus, menjadi seorang idol yang baik, dan menikmati kekayaan keluarga Lu. Oh, misinya yang terakhir adalah membuat seluruh keluarga Lu bahagia. Ia tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan keluarganya. Bahkan, ia akan menabung dengan giat untuk menghidupi keluarganya jika memang kebangkrutan keluarga Lu tak bisa dihindari. 
            
            Zeyu bertekad hanya menjadi seorang figuran dalam cerita "White Moon and Its Dark", berusaha menjalani kehidupan tanpa menarik perhatian protagonis. Namun entah mengapa, ia merasa plot cerita ini semakin aneh. Itu terjadi ketika tiba-tiba sang protagonis, Huo Lihan, menyatakan perasaannya,
            
            "Zeyu, kau benar-benar tipeku. Apa sebaiknya kita berpacaran saja?"
            
            Zeyu terdiam, begitu ia sedang memikirkan jawaban, tiba-tiba pasangan protagonis, Gu Hanyu, memotong pernyataan cinta Lihan dengan wajah kesal.
            
            "Aku bahkan bisa memberikanmu seluruh saham perusahaan. Bukankah aku lebih menarik?" Gu Hanyu meraih tangan Zeyu, menggenggamnya dengan erat seakan tidak mau kehilangan Zeyu.
            
            "Apakah saham lebih menarik daripada pulau dan gunung?" Huo Yuan, CEO dari perusahaan nomor satu di Beijing turut mengikuti permainan untuk mendapatkan Zeyu.
            
            Tunggu, apa yang terjadi? Bukankah seharusnya Huo Lihan dan Gu Hanyu bersama? Bisakah ia tidak bisa hidup tenang dan menjadi figuran saja?!
Reply