nayapeachy

Sneak peek season 2 telah tiba \⁠(⁠^⁠o⁠^⁠)⁠/
          	https://www.wattpad.com/story/286932517

sipalinhangjayyyy

KAKK!?? CERITA KAMU BAGUS BAGUSS SEMUAA!!!!!!!!!!  hamba ngefans berattt, rajin' update ya xixixixixiixixixixii

sipalinhangjayyyy

@nayapeachy yeyyyy, terimakasihhh 
Reply

nayapeachy

@ sipalinhangjayyyy  terima kasih udah suka dan dukung cerita²ku. Yes nanti bakal ttp lanjut semua universe nya(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
Reply

nayapeachy

Riley update! 
          Episode terakhir untuk Season 1
          _________________________________
          
          
          Pada akhirnya, Riley sampai di markas Moona. Namun, itu adalah tempat yang sangat berbeda dari apa yang diberitakan di TV. Apa yang terjadi sebenarnya? Dan apakah dia dapat menemukan sang ayah di sana?
          
          Baca di sini:
          S1 Chapter 25 - Princess' Treatment in the Devil's Hands
          https://www.wattpad.com/story/286932517

nayapeachy

✧ Spoiler MTES1 #25 ✧
          
          •
           
          
          Namun sentuhan itu berhenti beberapa senti sebelum benar-benar mengenai pipi Riley. Bukan karena mengurungkan niat, tapi karena gadis itu telah menangkap basah niat Hares.
          
          "...boleh?" tanya Hares, suaranya rendah.
          
          Riley tertegun. Seakan kesadaran kembali menguasainya, gadis itu menyelipkan sendiri anak rambut tadi ke belakang telinga. "Sudah."
          
          Hares mengerjap. Tangannya turun. Tubuhnya mundur untuk bersandar kembali. "Kau memang tidak romantis."
          
          "Tidak ada genre romance di sini," sahut Riley datar.
          
          
          •
          
          
          Moona: The Enigma 
          ~Princess' Treatment in the Devil's Hands
          
          
          Tonight!

nayapeachy

✧ Spoiler BIC Extra 01 ✧
          
          •
             
              
          Phillip bungkam sejenak sebelum kemudian berbicara lagi. "Apa kau takut?"
          
          "Tidak."
          
          "Kenapa?"
          
          "Kau takut?" Ku lirik ia penasaran.
          
          Mengangguk, saudaraku itu menarik napas. Kakinya melangkah maju, lalu mendudukkan diri di anak tangga beranda. "Dulu saat dia kerasukan pertama kali, aku yang ada di sampingnya. Kau pikir itu tidak membuatku trauma? Aku bahkan tidak bisa memandangnya dengan biasa saja sejak hari itu." Dia menjeda. "Apalagi Lucya adalah seorang indigo."
          
             
          •
          
            
          Bart Is Coming
          ~Phileon POV - The Luminous One
          
          
          Tonight!