apa aku akan senantiasa kembali
kembali pada kamar puisi
puisi yang lama terbengkalai
terbengkalai dengan dunia yang sarat lalai
lalai yang menghentak sehingga hilang tempo tidur
tidur karena impian di mimpi ku berupa bahadur
bahadur yang dingin akan salju kesedihan
kesedihan yang memperkosa dunia dewasa belasan
belasan tanpa kasihan merindui versi kecil
kecil yang dah besar kini hanya sekadar kerdil
apa aku akan senantiasa kembali
kembali pada kamar puisi
puisi yang lama terbengkalai
terbengkalai dengan dunia yang sarat lalai
lalai yang menghentak sehingga hilang tempo tidur
tidur karena impian di mimpi ku berupa bahadur
bahadur yang dingin akan salju kesedihan
kesedihan yang memperkosa dunia dewasa belasan
belasan tanpa kasihan merindui versi kecil
kecil yang dah besar kini hanya sekadar kerdil
Sial
semua nya sama
khianat cinta sekali lagi
purnama hilang
maka haluan terus
terhuyung-hayang
merasa cinta
hidup sentiasa berderita
puisi?
maka hari dia bilang
"saya mintak maaf"
setia yang mengharapkan
maka nada turut mati
segala masanya
ku hanya perlukan pelukan...
seindah apa yang ku sayang
takkan ku tinggalkan
diri mu wahai bulan
maafkan aku
jika masa lalu
buat kau cemburu
Kadang hidup kita tak menyenangkan dek kerana terlalu memikirkan apa kata manusia.
Pesan pada diri,
Berpenatlah dalam mendapatkan redhaNya, bukan berpenat untuk memuaskan hati manusia.
Ignore User
Both you and this user will be prevented from:
Messaging each other
Commenting on each other's stories
Dedicating stories to each other
Following and tagging each other
Note: You will still be able to view each other's stories.