Mungkin suara lebih mudah dipahami, namun tak semuanya bisa bersuara, bisu.
Dan kata yang terjalin menjadi kalimat, mungkin dari hati.
Aku hanya manusia biasa, yang terlalu malas dan layu. Suara hanyalah hal yang tabu, begitupun dengan canda tawa. Rasanya memang hambar, tapi aku terlalu takut akan kesakitan ku.
Hingga tak sadar, aku terkurung dalam nerekaku sendiri.
@Sanyday
- Last Eart
- BergabungSeptember 15, 2014
Daftar untuk bergabung dengan komunitas bercerita terbesar
atau
Lama banget ga nulis, ada yang masih nunggu cerita aku ngga ya?Lihat semua Percakapan
Cerita oleh Sanny
- 6 Cerita Terpublikasi
Night
1.3K
64
9
Apa yang tampak, tak selamanya benar. Mungkin saja itu hanya kamuflase yang harus disamarkan.
Laras Hermawan...
+6 lagi
31 Old Woman (Revisi)
346K
15.4K
25
Cerita ini diprivat secara acak. Silahkan follow terlebih dahulu. Sebaiknya yang tidak suka genre 18+ tinggal...
My Mate
2.4K
188
7
Menunggu adalah sesuatu yang sangat membosankan. Begitu juga dengan jodoh. Bagi Soffi menunggu jodoh rasanya...