5 tahun yang lalu, akun ini dibuat. Susunan lagu yang siap berubah bergantian pada sebuah aplikasi memenuhi ruang kamarku yang redup. Dan malam ini, intro melodi piano milik Hivi mendorong gerakan jemariku membuka kembali platfrom menulis ini.
Kau bagai kapal yang terus melaju
Di luasnya ombak samudera biru
Namun sayangnya kau tak pilih aku
Jadi pelabuhanmu
Seperti itu penggalan liriknya. Rasaya aku ingin menjadi manusia egois malam ini. Akan aku abadikan namanya dalam setiap deretan kata dan seperti janji terakhirku kala itu. Namanya akan tergambar indah dalam tulisanku. Sama seperti bagaimana dia menggambarkanku begitu manis disetiap season dan ratusan bait-bait puisi yang dia tulis.
Semarang, 11 Juni 2026