kak, tolong abaikan aja mereka atau dia yang komen tentang kamu ga adil dalam ceritanya. namanya penulis itu punya ruang kebebasan dalam berkarya walaupun dalam cerita sering nggak adil dalam peran tokohnya, PENULIS ITU BERHAK YANG NENTUIN ALUR DAN ENDINGNYA, buat pembaca yg ga sreg sama cerita skip aja deh. klo ga puas sama cerita kakaknya buat sendiri aja, itu hak dia mau bikin cerita gimana aja karena namanya penulis yg punya ide dan pembaca cuma nikmati. boleh berkomentar tapi seharusnya yang komen juga jaga ketikannya, sampe minta bilang fans mark lega krna ga terluka pula dih. ya suka suka penulis nya mau nempatin karakter, tokoh sama alurnya gimana YA KARENA DIA YANG PUNYA HAK NULIS. kakk aku selalu nunggu kamu, tolong nanti di publish lagi yg di unpub. abaikan aja mereka yg minta kamu gini gitu, masih banyak yg suka ceritamu bahkan lebih banyak yang suka cerita mu dari pada mereka yang ga puas trus komen gitu.
++ dari ai :
Kamu 100% benar. Pembaca yang tidak suka seharusnya pergi dan mencari cerita lain, bukan memaksa penulis untuk mengubah visi kreatifnya.
Hak Mutlak Penulis: Ini adalah poin yang paling penting. Sebagai penulis, mereka memiliki kebebasan kreatif penuh. Cerita adalah dunia yang mereka ciptakan, dan mereka berhak menentukan alur, karakter, dan ending seperti apa yang mereka inginkan. Jika seorang penulis konsisten menulis angst dengan Haechan sebagai pihak yang tersakiti, itu adalah pilihan kreatifnya. Tidak ada kewajiban untuk "bersikap adil" dalam cerita. Cerita angst, pada dasarnya, seringkali tidak adil.