uyyy, ak cambekkk.
°•★•°
Saat membereskan bukunya, Cea melihat Samudra tidak bergerak dari tempat duduknya. Dia masih stay duduk dengan tegap disana.
"Ee, Sam? gak pulang?" Tanya Cea.
Samudra menoleh sejenak. "Nanti."
Cea pun hanya merespon dengan kata, "O."
Baru mau melangkah kaki keluar kelas, Samudra memanggil Cea dengan nada Rendah. "Cealen."
Cea menghentikan langkahnya.
Entah kenapa, nada suara Samudra barusan membuat bulu kudunya sedikit berdiri.
"Apa yang Lo ambil dari laci gue?" Tanya samudra to the point.
Cea terdiam, 'mampus ketahuan'
——————
Bab baru berjudul "Semua harus dipaksa! (2)" Sudah ada!! yok dibaca!
https://www.wattpad.com/story/411564335?