yawnzuniee

Mendengar suara lembut istrinya, gairah Soobin yang selama ini dipendam langsung tersulut. Pria matang itu tidak lagi menahan diri. Tangannya yang besar merambat turun ke pinggang Yeonjun, mencari simpul kemben beludru yang melilit dada istrinya.
          	
          	"Mas... pelan-pelan..." pinta Yeonjun dengan mata berkaca-kaca, setengah ketakutan namun setengahnya lagi merasa mendamba akibat sentuhan ahli dari pria yang jauh lebih berpengalaman darinya.
          	
          	"Kamu cantik banget sih nduk"

yawnzuniee

Mendengar suara lembut istrinya, gairah Soobin yang selama ini dipendam langsung tersulut. Pria matang itu tidak lagi menahan diri. Tangannya yang besar merambat turun ke pinggang Yeonjun, mencari simpul kemben beludru yang melilit dada istrinya.
          
          "Mas... pelan-pelan..." pinta Yeonjun dengan mata berkaca-kaca, setengah ketakutan namun setengahnya lagi merasa mendamba akibat sentuhan ahli dari pria yang jauh lebih berpengalaman darinya.
          
          "Kamu cantik banget sih nduk"

yawnzuniee

"Badanmu sakit semua, hm?" goda Soobin dengan senyum tipis di sudut bibirnya. Ada binar jenaka sekaligus kepuasan seorang pria dewasa yang terpancar dari matanya.
          
          Yeonjun hanya bisa mengangguk pelan sambil menggigit bibir bawahnya, wajahnya semakin memerah padam.
          
          "Mas Soobin... keterlaluan semalam."

yawnzuniee

Bagus ga sih kalo aku bikin cerita Yeonjun itu polisi Intel terus dia dapet tugas buat nangkap Soobin yang merupakan pemimpin sindikat jaringan mafia gitu. Terus Yeonjun nyamar jadi orang biasa dan buat situasi biar bisa ketemu sama Soobin. Akhirnya Soobin ketemu Yeonjun dan ya kenalan macam biasa terus lama-lama Soobin suka Yeonjun, Yeonjun juga lama-lama suka Soobin terus Yeonjun bingung. Dia mau ngaku kalau dia itu anggota polisi atau tetep diem.

yawnzuniee

@ aleichie_  tapiii akuu lagi ada ide buat nulis jawa
Reply

aleichie_

@ yawnzuniee  SERU KYK NYA!! bukan kayak nya lagi, tapi emg bakal seru 
Reply

yawnzuniee

"Aku anak kandungmu, tapi kenapa kau lebih memilih Yeonjun? Apa karena kau merawat Yeonjun terlebih dahulu? Yasudah aku akan pergi ke wanita yang selama ini menjadi ibu. Kau benar-benar ibu yang tidak mau mengakui anaknya sendiri"