Chapter 49up yah ... Mafia's Obsession udah ganti judul menjadi "Mon Obsession" ..(◍•ᴗ•◍)(•ө•)♡
Tatapan Nacht perlahan bergeser.
Menuju Mark. Dan Tatapan itu berubah. dingin. Lebih tajam. Seolah mengenali. “Lalu pria ini,” ucap Nacht, menunjuk samar ke arah Mark dengan dagunya. “Apa perannya dalam cerita kecilmu itu?”
Mark baru saja ingin membuka mulut Namun seperti sebelumnya, suara Evelyn lebih cepat. “Dia kekasihku.”
Seketika Hening.
Lalu … Mark tersedak.
Batuknya pecah begitu saja, kasar, tak tertahan. Ia buru-buru menoleh, menahan diri agar tidak terlihat terlalu panik.
Evelyn terlihat menahan tawanya. Dengan santai ia menuangkan air dari teko porselen ke dalam gelas, lalu menyodorkannya pada Mark. “Hati-hati, sayang,” ucapnya dengan manis. “Kau memang selalu begitu kalau gugup.”
Mark menerima gelas itu.
Tangannya dingin. Dan Di balik kacamata hitamnya, tatapannya menusuk ke arah Evelyn.
“Jika ini bukan misi, aku sudah meninggalkanmu di luar gerbang tadi.” batin Mark.
Nacht memperhatikan semuanya.
Detail kecil. Reaksi spontan. Ketidaksinkronan. Dan Ia bukan pria bodoh. “Benarkah?” tanyanya pelan.
Sekarang langsung pada Mark.
Tidak ada lagi perantara.
Mark menegakkan punggungnya sedikit. Ia tidak bisa mundur sekarang.
“Ya,” jawabnya singkat, suaranya datar. “Kami akan kembali ke kediamannya setelah ini, dan untuk mengatakan bahwa aku tak berniat untuk membawa Evelyn kabur.” Nada bicaranya terdengar stabil.
Nacht tersenyum tipis.
Senyum yang tidak mencapai mata. “begitu, yah.” Ia lalu bangkit perlahan dari duduknya. Langkahnya mendekat.
Satu langkah.
Dua langkah.
Sampai ia berdiri tepat di depan mereka cukup dekat.
https://www.wattpad.com/story/389620427?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=yowaimi