Tengah

18 5 0
                                        

“dek tenang jangan seperti ini” Ilham sudah berusaha menenangkan Ava namun gagal, Ava hanya menangis selama perjalanan.

Ava tidak mendengar apa yang kakaknya bilang, ia terus berlari seperti orang yang kabur dari penjara.

Ava terus mencari dimana Kevin dirawat sekarang, memang sahabat Ava adalah Kevin dulu banyak yang bilang jika sahabat laki laki sama perempuan tidak akan langgeng tapi nyata Ava dengan Kevin langgeng hingga sekarang.

Mama, Papa, serta kakaknya Ilham juga ikut khawatir melihat Ava seperti ini, mereka tahu jika kevin atau apa pun Ava selalu yang paling khawatir tapi, nyatanya jika Ava terluka kavin tidak terlalu khawatir dengan keadaan sahabatnya itu.

“tante gimana keadaan kevin?” tanya Ava setelah ketemu tempat di mana tempat Kevin di rawat. “masih sama seperti tadi gak ada perubahan” jawab pasrah mama Kevin. Mendengar ucapan mama Kevin seperti petir yang menyengat tubuh Ava. “kamu boleh kok lihat keadaan Kevin” lanjut mama Kevin.

Setelah mendapat izin Ava langsung ke tempat ruang rawat Kevin. Namun, ia mendengar sesuatu suara yang sanagt familiar, “aku sama Ava gak ada hubungan apa apa, Ava saja yang selalu dekat sama akau dan sok dekat, padahal ia gak tahu kalau aku aslinya benci sama dia”

***
Jangan lupa vote dan komen :)

-Just Friend-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang