01

246 56 37
                                    

.

.

.

.

Seorang gadis dengan balutan seragam sekolah yang melekat di tubuhnya menatap tajam seorang seorang gadis lainnya yang kini menunduk ketakutan.
"Aku lelah mengatakan ini berulang kali." Gadis dengan poni itu menghela napas melihat gadis yang ia amuki kini terisak.

"Aku tidak akan mau berbicara denganmu bila nilaiku tidak terancam." Kim Sohyun-- melempar buku tebalnya ke lantai, kemudian menunduk menyamakan tingginya dengan gadis yang kini terisak ketakutan.

"Bila ingin memberi jawaban kepada si bodoh itu, jangan sampai tertangkap. Aku sampai harus mengulang kembali ujian karnamu! " Hyun Ah kembali terisak kecil saat gadis yang penuh ambisi--Kim Sohyun menegurnya.

Sohyun segera pergi dari sana, meninggalkan gadis itu di bilik kamar mandi, sebelum gadis penuh ambisi itu bertemu dengan seorang gadis yang menatapnya nyalang.
"Katakan padanya untuk memberikan jawaban dengan benar."

Sohyun--gadis itu berjalan melewati Kwon Hee yang kini mengepalkan jarinya di samping tubuhnya. Sohyun menghentikan langkahnya saat diambang pintu kamar mandi, memiringkan wajahnya sedikit untuk melirik Kwon Hee yang masih di tempatnya.

"Atau... Setidaknya si bodoh itu belajar hanya untuk mengerjakan ujian." Sohyun tersenyum tipis kemudian pergi dari sana, meninggalkan Kwon Hee yang kini mengeraskan rahangnya dan tak lama gadis itu berteriak melampiaskan amarahnya.

"Arghh!! Sialan kau Kim Sohyun!!" Kwon Hee segera menendang ember dan alat pel yang ada di dekatnya, memandang Hyun Ah yang kini menatapnya penuh takut.

"Kau... Harus bertanggungjawab." Hyun Ah menatap Kwon Hee dengan takut saat melihat gadis itu berjalan mendekatinya.







Sohyun yang sedang makan bekalnya--di halaman belakang sekolah-- menatap ponselnya, jarinya memperbesar foto yang berada di galerinya.
"Beb!" Sohyun tersentak kaget kemudian mematikan ponselnya segera.

"Bebek! Kenapa tidak menyahut, dasar bebek sombong." Remaja laki-laki itu dengan santainya duduk di atas meja-- tempat Sohyun meletakkan makanannya.

"Untuk apa aku membalas sapaanmu, dasar bodoh." Tidak terima dengan ucapan kasar gadis itu, Kim Taehyung--remaja laki-laki itu mendorong kepala gadis itu ke samping dengan telunjuknya.

"Jaga ucapanmu bebek kecil." Tidak terima dengan perlakuan laki-laki itu membuat Sohyun bangkit dari duduknya dan memiting leher laki-laki itu.

"Akhh!! Yakk-- ampun.. Baik aku menyerah!" Wajahnya memerah saat gadis itu memitingnya dengan kuat.

"Lihat saja kalau masih berani memanggilku dengan sebutan bodoh itu lagi." Taehyung mendengus tidak terima, matanya melihat Sohyun yang melanjutkan makanannya.

"Hei, tadi aku mendengarmu melabrak Hyun Ah." Mendengar ucapan Taehyung membuat pergerakan Sohyun terhenti, mata gadis itu meliriknya seolah menanyakan maksud tujuan laki-laki itu.

"Jangan memarahinya, ia tidak salah apapun." Taehyung segera beranjak dari sana, mengacak-acak rambut Sohyun kemudian pergi dari sana.

FeelingsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang