ALONE
BAGIAN 2
Sudah 1 bulan Cinta tidak melanjutkan ceritanya, mungkin karena Cinta belum mendapatkan felling untuk menulis ceritanya. Karena kalian tahu Cinta adalah sosok seorang kakak yang banyak menanggung beban pikiran sehingga salah satu dasar masalah itu yang kini menyebabkan mental health Cinta sedikit terganggu.
(Pt.2 Perjalanan)
1 month later ...
Cinta sudah terbiasa dengan hidup mandiri, karena 22 tahun kini merupakan perayaan ke-6 tahun untuk hidupnya yang telah hancur. Cinta sudah tidak percaya siapa-siapa lagi karena hati Cinta kini telah sekeras besi. Kesepian ini makin membuat Cinta putus asa, namun Cinta enggan mengakhiri hidupnya sebab setelah 1 bulan menghilang dan mencari jati diri Cinta telah tersadar bahwa "suicide" bukan pilihan yang baik. Cinta kini kembali kejalan lurus dan Cinta berjanji akan sekuat tenaga mempertahankan hidupnya karena Cinta berpikir hidupnya tidak akan sia-sia karena masih ada adik-adiknya yang menanti dan keluarga yang masih perlu dihidupi.
Hari-hari Cinta kini seiring waktu makin membaik, karena Cinta telah berpindah di lingkungan yang lebih asri dan nyaman untuk ditinggali. Cinta dahulu memang tinggal di tempat yang makin membuatnya depresi. Coba kalian bayangkan saja bahwa lingkungan rumah Cinta dipenuhi dengan orang-orang yang menjudge-nya mulai dari anak muda, dewasa hingga orang tua.
Sedikit cerita Cinta pernah mendengar bahwasanya tetangganya menghina ibu dan ayahnya namun bukan di depan Cinta melainkan di belakang Cinta sehingga orang-orang mengenal Cinta anak yang urakan, tidak sayang orang tua, keluarga miskin, pelacur, dan banyak kata lainnya. Sehingga membuat orang tuanya juga merasa sedih dan putus asa. Memang pada waktu itu orang tuanya tidak memberi tahu Cinta karena orang tua Cinta sangat sayang sekali padanya. Sampai suatu saat Cinta tahu semua cerita itu dari catatan diary orang tuanya yang tidak sengaja terjatuh dari atas lemari tua.
Setelah kejadian itu Cinta melarikan diri dan tidak berani menyelesaikan masalah karena Cinta tahu semua itu memang benar. Dahulu memang Cinta adalah anak yang nakal dan susah diatur.
Namun setalah pelariannya kini Cinta berani kembali, karena Cinta ingat orang tuanya dan adik-adiknya yang sangat sayang kepadanya.
Kini, biarlah cerita itu menjadi kenangan pahit perjalanan hidup Cinta dan kini Cinta sudah menganggap itu semua adalah catatan masalalunya yang harus segera dihapuskan dari ingatannya karena kenangan itu sama sekali tidak terasa menyenangkan. Kenangan itu hanya semakin membuat Cinta merasa menyesal, namun kenapa semakin kuhapuskan dari ingatan maka semakin kuat ingatan tergambarkan dan malah menggores luka baru dihidupku sekarang? Apa mungkin ini merupakan karma dari apa yang telah kuperbuat dulu kepada orang tuaku? Tapi jika benar, ya sudahlah aku bisa apa?! Karena memang Tuhan ingin menghukum ku dan memberi peringatan.
(Pt.2 Perjalanan)
Cinta terus berjalan dan berjalan sambil berpikir akan masa lalunya dan pada akhirnya Cinta menemukan sebuah jalan yang jika dibayangkan seperti Cinta telah keluar dari lorong hitam dan kini Cinta menemukan secercah sinar yang Cinta sebut sebagai "harapan".
Cinta tak mau lagi mendengar kata orang karena kini Cinta hanya mendengarkan ucapan yang terlontar dari keluarganya saja. Karena Cinta hanya percaya kepada keluarganya saja yang sudah sedari Cinta lahir sudah mengenal watak, dan segala bentuk yang menyangkut pautkan dirinya.
Perjalanan hidup Cinta baik-baik saja dan kini Cinta memulai dengan kesibukan-kesibukan yang membuat Cinta lupa dengan masalahnya mulai dari kerja part time, kuliah, mengasuh adik-adiknya, melakukan kegiatan sosial dan banyak hal lainnya.
Kini Cinta mengerjakan kegiatan-kegiatannya dengan penuh suka cita dan Cinta mulai berhasil mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk keluarganya dan untuk dirinya.
YOU ARE READING
ALONE ( ADA APA DENGAN CINTA)
Cerita PendekSeorang gadis yang menganggap dirinya selalu dikucilkan orang-orang yang disayanginya, Cinta begitu dendam, iri, dan dengki kepada siapa saja yang mendapatkan kebahagiaan. Cinta marah kepada Tuhan karena menurutnya Tuhan tak adil pada dirinya. Dia p...
