🥀

6 2 0
                                    

~sekedar kata~

Detik berlalu mampu meruntuhkan hasratku membuat strategi roboh bagai rumah tanpa pondasi...
Yang bertiang sebelah tangga
Dan berujung setengah tua
Semua runtuh ditelannya.

Seketika ku percaya
Bahwa ada masanya aku bangun walau sebelah tangga
Ku percaya aku bangun
Ku percaya aku bisa
Namun apa daya ku tak bisa memaksa
Jika tembok yang dibangun ditarik olehnya

Mencoba lari walau tersakiti
Karena usaha tak mengizinkanku tuk percaya
Ingin ku percaya bak pepatah yang selalu berkata : "usaha tak menghianati hasil"

Kata bukan hanya sekedar kata
Kata penuh makna tuk menyejukkan jiwa
Namun kata itu bagai lintingan kertas yg dirobek didepanku
Meruntuhkan keinginanku tuk menggapai matahari

Tertatih-tatih ingin melihat matahari
Namun ku takut panas menggelitiki
Hanya ingin menggapai sinarnya
Agar dapat membuatku bangun walau terikat bagai dipenjara

Izinkan ku percaya bahwa selalu ada jalan tuk ku sampai tujuan
Tanpa ikatan yang mengekang
Dan diatur bagai robot yang berfungsi tuk menjalankan mindsetmu.

Apa salahnya ku beropini??
Apa salahnya ku bermimpi??
Apakah harus sesuai espektasimu?
Haruskah berubah bagai robot yang selalu dikontrol olehmu??

Kau tau...
Hidupku sekarang..
Bagaikan
Hidup tanpa jiwa
Dan mati tanpa cinta bahkan mati rasa.

#sorry, msih belajar nulis.🤣
#nth apapun.😬

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 10, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Sebutir AnganTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang