o n e

1 0 0
                                    

[Al. Jew company, Indonesia, 11.45 WITA]

••••

"kau ingat cuti tahunanku bukan? " tanya seorang wanita berparas cantik nan elegan,

"tentu, nona. Cuti tahunanmu sudah disetujui, kemana nona akan pergi? Saya bisa mengurus-" jawab pria berkacamata yang berdiri di sebelahnya. Wanita itu berbalik, menghentikan pria itu berbicara.
"tidak perlu, aku semua yang akan mengurus perjalanan kali ini, "

"oh, satu lagi- hari ini sudah masuk hari cutiku, jangan berbicara formal lagi, "
"baik, kali ini tidak formal. Aleah, kamu mau kemana? " pria itu penasaran, "kukira kau tidak akan bertanya," jawab wanita yang dipanggil Aleah itu.

"kau mau kemana kali ini, Denmark? Rusia? Atau Jepang? Setidaknya beritahu aku, Al "pria itu melepaskan kacamatanya,

Aleah melangkah keluar dari ruangan kantornya, "Al, jawab dong, kok aku ditinggal? " ucap pria itu penuh rasa kesal.
"hey, Leo. Kalau kamu tidak mau makan siang, ya sudah. Duduk diam disitu, "

"oke oke, aku ikut." Leo beranjak dari kursinya, lalu mengejar Aleah.

••••

[Ethics Restaurant]

"selamat datang, mau pesan apa? " tanya seorang pelayan yang menghampiri meja Aleah dan Leo.
"lasagna 1, milk frappe 1. Leo? " tanyaku padanya, "beef fettuccine dan iced americano"

Pelayan itu mencatat pesanan, tersenyum, lalu meninggalkan meja.

"oke kembali ke bahasan tadi, kamu mau kemana Al? "tanya Leo lagi setelah menutup buku menu.
"Leo, tak usah pikirkan hal itu.. Ini liburan pertama aku tanpa campur tanganmu, " jelas Aleah padanya, tapi sepertinya dia tidak suka dengan penjelasan yang baru saja ia dengar.

"kenapa? Aku cuma mau kamu aman, oke-oke, aku cuma pesankan kamu tiket itu udah gapapa kok. Yang penting aku tau kamu kemana-"pinta Leo.

"kalau kamu yang pesenkan aku tiket, otomatis kamu bakal tau aku kemana kan? Gak usah deh, makasih yaa.. ",

"ayolah Al, kalau kayak gini-",

"cukup yah Leonardo Gilbert. This is my first vacation, please don't ruin it. Okay? ",

"huft.. Okey, tapi jangan lupa kabarin aku terus, janji? ",

"iya-iya, udah ah makan nih, "

Mereka melanjutkan makan siang dengan topik pembicaraan yang bermacam-macam, aku sadar kalau Leo ingin menyinggung tentang liburan, namun ia takut Aleah marah. Jadi ia mengurungkan niatnya untuk bertanya.

1 jam kemudian

"kamu mau balik ke apartemen kan, aku antar yah, " ucapnya sambil membuka pintu keluar restoran,

Aleah menatap wajah Leo, wajahnya tampak penuh harapan Aleah tidak akan menolak.

"iya aja deh, daripada nanti kamu cerewet. Kuharap dia tahan dengan tingkahmu ini sepanjang hidupnya" jawab Aleah sambil menyalakan ponselnya. "Apa maksudmu-" pertanyannya tidak digubris Aleah sama sekali.

Bodoh. Selalu saja tidak peka.

Aleah masuk ke dalam mobil hitamnya, menuju apartemennya.

"Al, kapan kamu berangkat ? " ucap Leo setelah 15 menit terdiam tanpa sepatah kata,

"lusa, jangan beritahu siapapun. Aku mau ini menjadi rahasia, sampai Andrew pun sama sekali tidak tahu" Aleah mengancamnya, ia mengangguk.

"okay, jangan lupa vitaminmu, " ucapnya sambil mengusap kepalaku.

AleahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang