Stay With Me

97 4 0
                                    

Riel's POV

Hftttt setelah kejadian itu gue memutuskan tuk pergi lagi,memang awalnya Vio melarang gue buat pergi tapi berkat mata kucing gue yang lucu ini hati Vio pun luluh

Sekarang gue lagi di danau,danau yang sunyi dan danau yang mengingatkan gue dengannya

Disini tempat gue dan Marco bermain bersama...Tempat yang menyimpan banyak kenangan,mungkin gue belum bisa melupakannya,gue masih ingat ketika ia menyanyikan lagu buat gue dengan petikan gitarnya

Disini ia mengucapkan sebuah janji,janji yang sekarang ia ingkari..

Gue nangis???Ternyata benar gue belum bisa move on darinya,air mata ini menjadi bukti bahwa gue masih mengharapkannya...

Kaki gue sakit,tapi lebih sakit hati gue karena nunggu dia...

"Rava...Lo cowo beruntung!!!"teriak seseorang

Busettt,ganggu aja orang lagi galau.Teriakan itu terdengar dibelakang gue.Gue pun bangkit...

"Woyyy berisik!!"teriak gue...

Gue bisa rasakan bahwa dia sedang menatap kearah gue.Siapa dia??Gue ga bisa liat dengan jelas,yaa maklum saja mata gue kan buram gara gara tadi gue nangis...

"Yel??"ujarnya..

Waitt koq dia tau nama itu...Hhahh gamungkin suara itu,aku mengenal suara itu.Gue segera memperjelas penglihatan dan benar saja..

Dia ada dihadapan gue
Dia tadi panggil nama gue
Dia...Dia..Dia
Ingin sekali gue lari lalu memeluknya dengan erat,sangat erat dan memarahinyaa

Tapi gue urungkan niat gue dan lari menjauh darinya...Gue lari terpincang pincang,ga tau kenapa hati gue berkata harus menjauh darinya...

"Yel tungguuuuu!!!!"ujarnya.Gue hanya menghiraukan seolah tak peduli dan terus berlari menjauh...

Gue sekarang berada di jalan yang sepi,sunyi dan mungkin dia marah karena gue menghindar darinya...

Hujan mulai turun,seakan alam mengetahui gue menangis...

Hujan semakin deras dan sangat menguntungkan buat gue, so gue bisa nangis sepuasnya tanpa ada orang yang tau..

"Gue kangen sama lo Co,kangen banget sama lo!!!Tapi kenapa lo datang saat gue ingin melupakanmu,melupakan semua kenangan tentang kita"gumam gue..

Isak tangis gue samakin menjadi ketika mengingatnya kembali,kenapa kau baru muncul sekarang Co???

Seketika gue tidak lagi merasakan derasnya hujan,apakah sudah reda??Sepertinya tidak..Tunggu,Rava??Ia datang dengan wajah yang melukiskan ke khawatir'an(?)sambil memegangi payungnya yang cukup besar...

"Kau ini,kaki mu kan sedang sakit pake acara hujan hujanan segala lagi"serunya.Oh Tuhan,mengapa selalu Rava yang menjadi malaikat pelindung gue.

"Hei!!Kau koq jadi melamun??"tanyanya."Ehh"ujar gue."Ayooo,gue anter lo pulang"serunya lagi

Hembusan angin saat hujan tentu sangat dingin,namun dekapan Rava mampu menghangatkan tubuh mungil gue ini,nyamanlah yang kurasakan...Satu payung dengannya saat ini,gue rasa dialah cowo yang harus gue pertahankan.

-0-

Brrr...Gara gara kemaren,gue jadi jatuh sakit dan demam ini buat gue harus istirahat seharian dikamar.Vio juga bukannya baik-baik'in gue,malah marahain gue...

"Riel!!!Lo tuh polos ato bodo sih!!Masih aja galo,pake nangis nangis ditengah hujan!!!Eh dengar'in guee!!Lo tuh cewe beruntung,Rava tuh sayang sama lo!!Move on dong Da!!!Lupain dia dan lo coba buka hati lo buat Rava!!"gitu deh katanya..

Hfttt bosen gue dikamar dari tadi,harusnya tadi gue paksain aja buat masuk sekolah...

Terdengar ketukan pintu dari luar."Masukk"teriak gue.Ia pun membuka pintu."Hei Beautiful,udah baikan??"ucapnya.Senyuman gue mengembang ketika mengetahui siapa yang datang...

"Ravaaaaaaa!!!!!"seru gue."Yaampun Mandaa,lo lagi sakit kan??"tanyanya.Gue pun hanya menganggukan kepala."Tapi koq lo kayak yang sehat aja"ujarnya.Gue pun langung nimpuk dia pake guling."Tuhkan galak bener deh lagi sakit juga"ucapnya lagi.Gue pun mengendus kesal.

Rava ternyata ijin juga ga sekolah,katanya sih pengen jagain gue.
"Ravaaaaaa"ucap gue."Apa?"tanyanya."Bosenn"rengek gue."terus?"ucapnya datar."Ishhh Ravaa,ayo ajak gue jalan"pinta gue."Lo lagi sakit Riella"ucapnya.

Gue pun memasang raut wajah kecewa.Rava pun beranjak dari tempatnya.Ngapain dia,eh dateng dateng bawa jacket??Buat apaa??

"Nihh"ujarnya sambil melempar jacket tersebut."Buat apaa?"tanya gue."Katanya mau jalan-jalan"ujarnya.Gue pun teriak teriak gajelas kegirangan.Rava pun hanya tersenyum.

-0-

Sejuknya,gue sama Rava sekarang lagi duduk dibawah rindangnya pohon.Awalnya gue bingung,kenapa Rava tau tempat indah seperti ini tapi gue gamau ambil pusing.

"Rie"ucapnya."Hmm?"tanya gue."Kamu mau janji suatu hal sama aku?"tanyanya.Gue hanya terdiam mendengar ucapannya and koq Rava ngomong aku-kamu??

"Tolong,jangan tinggalin aku,tetaplah disisiku"ucapnya dengan lembut.Hhah??Rava??Mata gue memanas mendengar pernyataannya.Apa yang harus gue lakukan??

"Ravaaa?"hanya itu yang bisa kukatakan sekarang."Please Riel.."ucapnya lagi

"Stay with me"serunya.Tak terasa air mata gue jatuh juga.Satu kalimat yang bisa buat gue diam seribu bahasa.Gue bingung harus jawab apa...

"Riel,kamu nangis?"ucapnya sambil menyeka air mata gue dengan lembut."Ehh"ujar gue."Jadii??"tanyanya."Gue kan selalu ada disisi kamu,lupa yaa?"canda gue."Gue serius Gabriella"ujarnya.Hfttt gue tatap matanya dan dia betul betul serius akan hal ini.

"Baiklah aku janji"ujar gue sambil tersenyum.Rava pun langsung memeluk gue."Makasih Riella"serunya...

Mungkin ini takdir gue untuk bersamanya.Gue akan coba melupakan mu Marco
Dengan Rava yang akan selalu disisi gue dan akan selalu menghibur gue...
Gue percaya suatu saat nanti,gue akan tau siapa yang pantas gue pertahankan..

Tunggu,yang dimaksud Marco tadi,Rava siapa yaaa???
-
-
-
-

Panjang tidak ceritanyaaa???

Wah wah Riel udah janji tuh buat selalu disisi nya Ravaa
Bagaimana dengan Marco yang juga masih mengharap Riel??
Hfttt kalian pilih siapa??
Riel-Marco??
Riel-Rava??

Vote+Comment yaa...Penting tuh^^
Tunggu kisah mereka selanjutnya yaaa

Yeayyy Rava nya Harry Styles Semoga cocok dengan pemikiran kalian^^

Be StrongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang