Tanpa lelah kau bekerja
Manahan rasa sakit yg tiada tara
Keringat menguncur membasahi wajah
Demi anak dan istrimu di rumah
Apapun kau lalui
Apapun kau hadapi
Kau menanggung beban yg sangat berat
Kau menanggung kesalahan anak dan istrimu
Kau selalu bilang"ayah sudah makan nak"
Padahal aku tau kau menahan lapar kau menahan sakit kau menahan lelah
Kau tak pernah menyerah
Kau selalu mencari jalan keluar dari setiap masalah
Hari hari berlalu ku lihat dengan seksama wajah mu
Makin banyak kerutan di wajah mu makin banyak beban yg kau tanggung
Kau terus berusaha
Demi sesuap nasi putih untuk istri dan anak mu
Kulihat kau merintih atas perih dan pedih nya hidup ini
Tapi kau bahagia jika melihat anak dan istri mu tak bersedih
Kau korban kan lelah mu penat mu sakit mu demi aku
Kau bekerja dari siang sampai malam untuk menyekolahi ku
Yg selalu kudengar dari ayah ku"kamu harus pinter ya jangan kayak bapak ya nak"
Lalu kulihat senyum di bibir mu saat melihat diriku yg sudah sukses
Jasa mu tak bisa tergantikan ayah tanpa mu aku tak ada di dunia
Terima kasih ayah
Muhammad iqbal ramdhani
22 maret 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisiku
PoesíaAku ingin menyampaikan pesan dan perasaan lewat tulisan ku(ini puisi buatan saya saya punya hak cipta jadi kalo misalkan kalian mau bawakan atau baca boleh tapi bawa nama saya karna saya pencipta nya)
