Kami tak terlihat oleh mereka yg tidak mementingkan kaum yg rendah
Kami tak terjamah
Kami terbiasa menahan larah
Kami menjerit di sini memanggil mu
Yg sibuk melakukan suatu hal saat itu
Kami ini bagaikan kapal tanpa nahkoda
Kami tak tahu harus kemana
Sakit, perih, menderita sudah kami alami di saat ini
Kami butuh bantuan mu ulurkan tangan mu sekali saja
Agar kami mengenang nya selama nya
Kami memang susah
Kami memang kumuh
Tapi kami adalah rakyat yg membutuhkan uluran tangan tangan mu
Dengar kan perkataan kami sekali saja
Penuhi kenginan kami
Datangi kami yg mungkin kau anggap tidak ada
Kami yg setiap hari menderita menahan lapar dan haus sekuat tenaga
Hidup bak di neraka
Dengarkan sekali lagi suara kami datangin jalan jalan kecil di negri ini
Dengarkan dengarkanlah suatu pesan dari kami
Yg mengharapkan dirimu di sisi
Kami sengsara dalam merdeka
Muhammad iqbal ramdani
29 Juli 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisiku
PoesíaAku ingin menyampaikan pesan dan perasaan lewat tulisan ku(ini puisi buatan saya saya punya hak cipta jadi kalo misalkan kalian mau bawakan atau baca boleh tapi bawa nama saya karna saya pencipta nya)
