Matahari yang masuk dalam celah jendela ku yang membuat ku harus terbangun dalam tidurku.
Aku melihat jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi.
Aku bersiap diri untuk pergi ke sekolah.
Aku sangat bersemangat karena ini adalah sekolah pertamaku.
Aku biasanya home schooling.
Sesampai disekolah, aku dibantu oleh seorang guru yang akan mengantarkan ku ke kelas.
Saat sampai dikelas, aku disuruh untuk memperkenalkan diri.
"Hai, perkenalkan namaku Bunga Amy. Kalian bisa panggil Amy."
Setelah itu aku disuruh untuk duduk di tempat yang kosong.
Aku melihat beberapa bangku yang kosong di sekitarku dan seseorang lelaki dibelakang kiri pojokku.
Aku melihat dia sedang memandang ke jendela dengan tatapan yang tidak bisa aku jelaskan.
Seperti ada kerisauan didalam dirinya.
Setelah itu guru pun memberikan materi yang dipelajari hari ini.
Bel istirahat berbunyi.
Aku melihat dia berjalan keluar kelas.
Aku mengikuti kearah mana dia pergi. Sampai dia berhenti di kelas yang tidak terpakai.
Aku melihat dia masuk ke dalam kelas itu. Aku mengintip dari jendela untuk melihat dan mengetahui apa yang dia lakukan disana.
Setelah dilihat lihat, kelas ini dipenuhi grafiti.
Kelas ini mungkin merupakan tempat persembunyian dia dan temannya. Dijendela kelas tempat persembunyian itu, ada pot bunga juga.
Aku melihat dia berjalan kearah piano yang aku lihat dipenuhi debu.
Dia menekan tuts piano itu.
Aku mendengar suara piano yang dikeluarkan semakin keras dan terdengar seperti ada kesedihan didalam tuts yang dia mainkan.
Aku melihat dia memainkan piano tapi pikirannya tidak berada didalam dirinya.
Tanpa sengaja aku membuat suara dari luar kelas dan membuat dia menghentikan bermain piano dan tersadar dari apa yang dia pikirkan.
Dia berjalan kearah luar dan menuju kearahku.
Dia menatapku dalam dan dia berkata "Siapa kau?"
"Apa yang kau lakukan disini?"
Aku tidak menjawab nya.
Dan langsung berlari pergi dari hadapannya.
Aku berjalan menuju ke arah kelas.
