Setelah sampai jungwoo langsung menggendong tubuh raina yang menggingil tentu saja kedua orang tua nya sangat kaget.
"Woo adik kamu kenapa?. "Tanya mama panik.
"Gatau maa, ayo ma ikut ke kamar gantiin baju nya raina. "
Mama mengangguk lalu segera ikut naik ke atas menuju kamar raina sementara papa di bawah sedang menelfon dokter langganan mereka.
"Woo kenapa adik kamu?. "Tanya papa saat melihat jungwoo turun dengan baju yang masih basah kuyup.
Jungwoo menggeleng "Aku gatau pa, aku nemuin raina di taman udah kayak gitu. "
"Kamu ganti baju, jangan sampai kamu ikutan sakit. "Suruh papa.
Jungwoo mengangguk lalu dengan langkah gontai dia menuju kamarnya.
Tak berapa lama dokter pun datang dan segera memeriksa kondisi raina yang kini sedang tertidur.
"Raina gapapaa kok, karena terlalu lama kehujanan dan kedinginan dia jadi demam dan flu. "Ujar bu dokter mengelus rambut raina lembut.
Semua bernafas lega namun tetap saja khawatir, ada hal yang di sembunyikan oleh raina.
Dokter pun memberi obat penurun panas buat raina lalu segera berpamitan pulang.
"Woo keluar yuk biarin adik kamu istirahat dulu. "Ajak papa.
Jungwoo menggeleng, lalu berjalan ke kasur adik nya dan tidur di sebelah raina "Jungwoo mau nemenin raina. "
Papa mengangguk mengerti, lalu mereka pun keluar dari kamar meninggalkan jungwoo yang kini sedang memeluk raina.
Di kecup nya kening raina yang panas itu lalu berbisik di telinga adiknya"cepet sembuh ya princess nya abang. "
Raina sedikit menggeliat, perlahan dia membuka mata dan mendapati jungwoo di hadapannya.
"A-abang. "Lirih nya.
Jungwoo tersadar "Kenapa hm? abang ganggu kamu tidur?. "Raina menggeleng lalu mempererat pelukan mereka tak lama dia menangis.
"Kenapa dek? siapa yang buat kamu jadi begini hah?. "
Raina perlahan menceritakan semua nya dengan lirih, membuat emosi jungwoo tersulut.
"Dia beneran ngomomg gitu?. "
Raina mengangguk lemah lalu memang dadanya "Sakit bang hiks sakit banget raina ga kayak apa yang echan bilang. "
Jungwoo mengelus rambut raina sayang lalu mencium nya lagi "Adek abang ga gitu kok, jangan nangis ya sekarang kamu bobo dulu. "
Raina mengangguk pelan lalu kembali terlelap di pelukan jungwoo, diam-diam jungwoo menggerutu "Liat aja chan gue gabakal tinggal diem. "
- 𝐅𝐫𝐢𝐞𝐧𝐝𝐳𝐨𝐧𝐞 -
Pagi nya raina terbangun, di lirik nya lemah ke sebelah dan tak menemukan jungwoo di sebelah nya, raina langsung menangis dan berteriak memanggil mama nya.
"Astagaa sayang kenapa?. "Mama langsung memeluk raina yang menangis.
"Abang mana hiks?. "
"Abang kamu kuliah sayang, kenapa memang nya heum?. "
"Mau sama abang ma, suruh abang pulang sekarang hiks. "
Mama menggeleng lalu mengusap air mata raina "Ga bisa rai, abang mu lagi kuliah tunggu pulang ya. "
Tangis raina semakin deras membuat mama nya kualahan tak lama papa datang dan menghampiri anak gadis satu satu nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Friendzone | Shotaro
Fanfiction[ END ] Ga mungkin kan persahabatan antara cowok dan cewek ga melibatkan perasaan? ~~~~~~ Start : 16 - 10 - 2020 End : 13 - 04 - 2021
