Dia. Dia yang kutemui ditahun 2019. Mengenalnya tanpa sengaja. Menyayanginya secara tiba-tiba.
Dia memiliki sifat yang mungkin ga dimiliki pada diri orang lain. Rasa nyaman dan aman yang dia lontarkan itu rasanya beda banget.
Fisiknya mungkin bagi orang lain biasa saja. Tapi bagiku, dia sangat luar biasa. Dia yang selalu aku banggakan, sampai-sampai aku tidak bisa menceritakannya secara singkat. Dia yang datang dengan membawa segunung harapan untukku.
Intinya, gaada yang bisa mengambil hatiku secepat dia mengambilnya dengan penuh.
Satu lagi, dia bukan virtual. Dia nyata.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata Puitisku
PoesíaJangan memberi harapan, jika harapan itu hanya akan jadi harapan bagi orang yang kamu beri harapan. Karna hati itu butuh kepastian yang jelas. Bukannya setelah kamu beri harapan, lalu pergi meninggalkan. -rf
