Datangmu tanpa permisi
Menelisik setiap inci hati
Datangmu dengan warna-warni
Menghalau hitam kelam di hati
Denganmu aku jatuh
Seluruh ragaku dibuat luruh
Lalu, mengapa pergimu tanpa pamit?
———
Tabalong, 29 Juni 2021
Sincerely,
Kataaocta

KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara yang Terpendam
Poetry"Ketika sulit untuk diucapkan, hanya tangan yang dapat mengungkapkan-sebuah aksara yang terpendam" Hope you like it❤