Hati hati ada typo
Happy reading
Membawa ember dengan berisi air yang sangat penuh, menumpahkan semua isi ke kepala Jongin yang sedang terduduk dengan tangan dan kaki yang terikat
Byurrr
Jongin yang awalnya tak sadarkan diri karena pengaruh obat bius yang di suntikan tadi terbangun, suhu badannya makin naik karena hal ini, dia merasa sangat dingin tapi suhu tubuhnya sangat panas
Pandangan mata Jongin rada kabur, kepalanya pusing, bagaimanapun demam dia belum menurun dan sekarang tubuhnya basah kuyup, hal ini memperburuk keadaan tubuh Jongin
"Hai" sapa Jessie kepada Jongin dengan sangat ramah
Jongin tentu saja kebingungan, tiba tiba Jessie tertawa, sepertinya kejiwaan Jessie sudah terganggu, Jongin tak bisa mengeluarkan sepatah katapun dia tak punya tenaga
"Kau, sebenarnya apa yang Sehun lihat dari kamu, kamu cuma laki laki tidak akan bisa memberikan keturunan kepada Sehun, asal kau tahu Sehun itu anak tunggal dan orang tua mereka sangat ingin mendapatkan cucu" Jessie
Membawa kursi dan duduk tepat di depan Jongin
"Oleh sebab itu aku membawamu ke sini, ke dalam laboratorium aku, sudah banyak orang yang menjadi bahan percobaan dan semuanya mati, aku harap kamu juga mengalami hal yang sama seperti mereka" Jessie
Jongin menggelengkan kepalanya, dia masih ingin hidup
"Kenapa? Tak mau? Hahahaha, sekarang sudah terlambat, ini semua salah kamu sendiri" Jessie
"Sehun sudah berada dalam genggaman tangan ku tapi kenapa Sehun lebih memilih dirimu, padahal sudah sangat jelas aku yang lebih pantas bersanding dengan Sehun" Jessie
"Sudah lah, sekarang bawa dia ke ruang eksekusi jika kita tak bergerak cepat Sehun pasti akan menyelamatkan dia" ucap Jessie kepada bawahannya
Pakaian Jongin di buka di ganti dengan pakaian berwarna biru khas pakaian rumah sakit
Para ilmuan lain partner Jessie sudah mempersiapkan alat dan memeriksa kondisi tubuh Jongin, kondisi Jongin yang sedang menurun sangat memungkinkan jika penelitian ini akan gagal dan Jongin sudah pasti akan meninggal, badan Jongin sangat lemas dia tak bisa melakukan apa apa salain berdoa dan berharap siapa saja datang menyelamatkannya
.
.
.
.Saat mengetahui Jongin sudah di culik Sehun segera menghubungi semua anak buah ayahnya yang ada di Korea, dia juga menghubungi ayahnya mencari semua informasi tentang Jessie, Kris pun tak tinggal diam dia mengerahkan anak buahnya untuk mencari Jongin, dia pernah memberikan gelang kaki kepada Jongin di gelang kaki itu ada pelacak yang sengaja dia simpan menjaga hal seperti ini terjadi
Tapi sepertinya mereka sangat cerdik karena tempat terakhir dari alat itu di jalan raya, banyak kemungkinan Jongin di bawa kemana, tapi mereka tidak menyerah begitu saja
Mereka memeriksa semua CCTV di rumah Jongin, yang beruntungnya sempat memperlihatkan mobil yang mereka tumpangi, mensabotase CCTV jalanan di tempat terkahir kali Jongin di ketahui, disana ada mobil yang sama melaju ke arah pinggiran kota, segera mengerahkan dua tim penyelamat tim pertama tim Alfa anak buah Kris dan tim kedua tim Delta anak buah Sehun segera di kerahkan menuju salah satu bangunan yang lumayan terpencil, tim Alfa menggunakan mobil dan tim Delta menggunakan helikopter karena mereka berada sangat jauh di titik bangunan tempat Jongin di sekap
Tim Sehun yang lainnya coba mensabotase keamanan gedung itu agar memudahkan para tim untuk masuk kedalam
Tak ada penjagaan yang begitu ketat membuat tim Alfa yang masuk lewat depan dan tim Delta yang masuk lewat atas bingung, mereka segera menukar informasi kepada tim yang tidak berada di tempat
Mereka yang berada di belakang layar memerintahkan kepada tim Alfa dan tim Delta untuk hati hati, mungkin akan ada jebakan yang berbahaya
Salah seorang yang berada di balik layar mendapatkan denah gedung itu dan ternyata gedung ini hanya terlihat kecil di luar karena bangunan itu di bangun lebih besar ke bawah yang berarti Jongin dan yang lainnya berada di bawah tanah
Mencari dimana pintu masuk dan memerintah kedua tim untuk hari hati banyak penjaga yang menjaga setiap ruangan di bawah tanah
Mereka menemukan ruangan mana yang berisi Jongin, segera meminta kedua tim untuk bergerak, para ilmuan gila itu sepertinya sudah menyelesaikan sebuah hal kepada Jongin, Jongin sudah tak sadarkan diri
Meminta tim medis dari bawahan ayah Sehun untuk segera kesana, mereka tak bisa membawa Jongin ke rumah sakit biasa, mereka tak akan bisa menangani Jongin
Para tim segera menghabisi semua penjaga, sangat susah karena lawan terus berdatangan di berbagai arah, amunisi kedua tim sudah mulai menipis, mereka mulai terpojok, meminta bantuan kepada tim yang memonitor
Sehun yang sudah menunggu hal ini terjadi segera meminta tim lainnya segera berangkat tim ini di pimpin oleh Sehun sendiri, sudah sangat lama dia tidak memegang pistol, semoga saja Sehun selamat
Saat dulu Sehun masih berada di Amerika bersama keluarganya sang ayah selalu melatih Sehun dengan sangat keras agar menjadi seorang kepala pasukan khusus seperti dirinya, Sehun juga di latih agar bisa mewarisi perusahaan besar ayahnya, sedangkan Sehun dia sangat ingin menjadi seorang penyanyi, sampai sampai dia kabur dari Amerika ke Korea hanya untuk mewujudkan impiannya
Mereka sampai dengan cepat, terima kasih kepada Kris yang membantu menyediakan jalan untuk kendaraan mereka lalui
Masuk kedalam, segera menuju ke ruang bawah tanah, sudah banyak orang yang berjatuhan, ada yang dari pihak lawan dan dari pihak mereka
Terus masuk, saat sudah mendengar suara tembakan mereka semakin waspada
Menyerang para lawan dari belakang, tim Alfa dan tim Delta sudah sangat kekurangan personil, Sehun menembaki lawan satu persatu sambil berjalan menuju kedua tim yang sudah terpojokkan, menyuruh mereka untuk terus bergerak dan menyelamatkan Jongin, tak lupa memberi Bebebrapa amunisi yang sudah di masukan kedalam tas
Sehun dan yang lainnya mencegah mereka untuk mengejar tim Alfa dan Delta
Kedua tim yang menjadi satu segera menuju ke ruangan Jongin
Menembak pintu yang tak bisa di buka, mendobraknya dan segera masuk, tim Delta menghabisi semua ilmuan di dalam, mereka adalah ilmuan gila yang sudah menjadi buronan di Amerika, sedangkan tim Alfa mencoba melihat keadaan Jongin, tak ada benda apapun yang terhubung, hanya ada pendeteksi detak jantung yang menunjukan jantung Jongin semakin lama semakin melemah
Tim Alfa melapor agar tim Sehun memberikan mereka jalan untuk mengevakuasi Jongin
Tim Sehun yang mendengar itu mengarahkan lawan untuk menuju ke arah berlawanan dengan jalan keluar
Tim Alfa membawa Jongin untuk segera di tangani dengan doktor yang memang setara dengan ilmuan gila ini, sedangkan tim Delta membantu tim Sehun, tim Sehun saja sampai kewalahan melawan anak buah Jessie
Jongin segera di bawa, keadaannya sudah sangat kritis
Sehun berdoa semoga Jongin bisa segera di selamatkan, dia sampai lalai dengan lawan yang bersembunyi di depan
.
.
.
TBCHehehehe, gimana gimana, enggak nyambung ya????
Emang gini sih alur yang aku siapain buat cerita ini
Semoga kalian sukaa
Dipublikasikan 07 Agustus 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Idol
FanfictionMenceritakan tentang kehidupan sehari hari Kim Jongin sebagai fans Sehun #1 di hunjong #2 di Sekai #9 di menxmen #70 di KAI #1 di Kris #2 Jongin ◉‿◉ Sebelum baca ini cerita, baca dulu Tag yang ada di bawah, jangan sampai ada yang salah lapak Lapak h...