"Aku sedang masa heat, bisakah kau membantuku untuk menyelesaikan masalahku ini, master?"
"App-mphh"
Luella langsung mencium bibir Rey dengan ganas, dia mendorong tubuh Rey agar berbaring dan dia menduduki perut Rey. Dengan keadaan seperti itu, dia sudah dibutakan oleh nafsu heatnya.
Tangannya bergerak turun untuk membuka kemeja Rey dan mengelus dada Rey. Dia mengecup bibir Rey, diakhiri dengan jilatan di bibirnya.
Wajahnya berhenti di depan kejantanan Rey, meniup pelang kejantanan Rey yang masih terbalut celana, Luella segera membuka gesper celana Rey dan menarik celana Rey dan membuangnya dengan asal.
"Jangan akhhh-"
Luella memasukkan kejantanan Rey itu ke mulutnya untuk dia hisap, menjilat, mengecup seperti mengulup lolipop kesukaannya, yang membuat Rey menggeram rendah saat kepala Luella memompa kejantanannya.
Rey berpikir keras, apa dia sedang diperkosa oleh hybrid yang dibawanya?
"Master, come make love to me." ucap Luella.
Lalu Rey membalik posisinya agar dia yang berada diatas dan Luella yang dibawah.
"Okay, Let's do as you want." ucap Rey.
Rey mulai menciumnya dan melucuti semua pakaiannya. Tangannya juga bergerak kearah breastnya, mengelus, memilin, mencubit dengan acak.
"Ahhhh masterrr." lirih Luella.
Tanpa berlama-lama Rey menyuruh Luella untuk mengulum jarinya hingga basah dan mengarahkannya ke lubang Luella.
"Akhhhh sa-akith masterrrrr."
"Tahan Luella, memang awalnya sakit."
"Ahh master lebih cepathhh."
Desah Luella setelah Rey mengocok lubangnya dengan jarinya itu.
"Akhhh masterrr nikmathhh-"
"Nikmat?? Tahan sayang ini baru tangan." ucap Rey dengan senyuman smirknya.
"Iyahh mas-ahh terr."
Rey mencabut jarinnya dari lubang milik Luella dan membuka lebar paha Luella agar memudahkannya untuk memasukkan miliknya.
"Akhhh s-sakithh."
"Tahan baby, ini baru setengah yang masuk."
"Nghhhh hiks-sakittt."
Ngilu, sempit, penuh itu yang Luella rasakan saat Rey menghentakkan miliknya dalam sekali hentak.
"B-bergeraklah masterrr." pinta Luella.
Rey mulai bergerak dengan perlahan, dan semakin lama Rey mempercepat hentakannya.
"Ahh nghhh masterhhh."
"Ahh sempitt, jangan menyempitkan lubangmu ahh."
"Master aku akan ke-luar.."
Desah Luella terputus-putus akibat hentakan Rey yang cepat.
"A-aku belum keluar baby, wait nghh." lirih Rey.
"Ahhh ahhh ahh masterhhh."
"Ngahhh Luella so tight!!!"
Rey menusuk lubang Luella semakin dalam dan menghantam titik nikmatnya berkali-kali.
"Mhh eunghh."
Rey menjilati puting Luella dengan sebelah tangannya meremas milik Luella yang satunya secara bergantian.
"Eunghhh masterhhh- keluar ahh." pinta Luella.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Tiger - Huang Renjun
Romance"I love u" "I love u more" ......... "Tidak apa-apa" "Hiks maaf..." 𝑆𝑎𝑎𝑡 𝑚𝑒𝑙𝑖ℎ𝑎𝑡𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑎𝑙𝑖-𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑝𝑢𝑛 𝑑𝑖𝑎 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑖ℎ𝑎𝑡 𝑐𝑎𝑛𝑡𝑖𝑘 - 𝑅𝑒𝑦
