Bayangan ciuman mereka terus saja terngiang-ngiang di otaknya, ini sungguh sangat membuat gadis tomboy itu tersiksa. Ia mengacak-acak rambutnya frustrasi lalu menenggelamkan wajahnya di tumpukan kedua tangannya yang tengah ia lipat di atas meja.
Detik berikutnya ia mengganti posisi kepalanya menjadi miring, tepat di depannya sekarang ada pacarnya yang tengah memperhatikan sedari tadi. Kini gadis itu memberikan senyuman tulusnya untuk menyapa lebih dulu kekasihnya.
Abim terdiam memperhatikan gadisnya, dia memang manis apalagi ketika tersenyum seperti saat ini. Bibirnya juga terlihat pink dan hidup, matanya juga cantik walau menggunakan penghalang dua kaca yang di sebut kacamata.
Ia tak bisa berhenti memperhatikan Zakia dan itu berhasil membuat gadis itu tersipu malu.
"Abim."
"Hm?" sahut gadis tomboy itu lembut dan masih tak mau melepaskan tatapannya.
"Jangan ngeliatin aku kayak gitu ih."
Abim mengernyit. "Nggak suka?"
Tiba-tiba Zakia membenarkan posisinya menjadi kembali duduk tegap, menarik nafas dalam-dalam sebelum berujar.
"Aku maluuu di liatin terus sama kamu."
Gadis tomboy itu tersenyum singkat seraya ikut membenarkan posisi santainya menjadi duduk.
"Zakia." panggil Abim selanjutnya, Zakia menoleh.
"Apa?"
"Sini." Abim menepuk-nepuk kursi kosong di sebelahnya, lantas gadisnya pun menuruti apa kata sang kekasih.
"Ada apa?" lanjut Zakia ingin tahu.
"Kenapa lo suka sama gue?"
Zakia tertegun mendengar pertanyaan tiba-tiba dari kekasihnya itu, tetapi ia tetap menjawabnya.
"Karna kamu baik."
"Terus?" tanyanya merasa tak puas.
"Kamu ganteng."
Abim menaikkan sebelah alisnya menyuruh Zakia untuk kembali bicara.
"Aku suka sama semua tentang kamu Abim."
Gadis tomboy itu mangut-mangut paham, lalu ia kembali membuka suara.
"Suka nonton drakor gak?"
Zakia mengangguk antusias. "Ya suka dong."
"Biasanya ada adegan apa aja?"
"Romantis."
"Lagi?"
"Sedih."
"Terus?"
"Banyak Abim, aku gak bisa sebut satu-satu." protes Zakia.
"Kissing?"
Zakia membulatkan matanya. "Eh ..., i-tu juga ada sih. Hehe." sahutnya entah kenapa tiba-tiba jadi gugup.
"Mau gak?"
"Hah?" bingung Zakia.
"Pulang sekolah."
"Hah?"
"Atau mau sekarang aja disini?"
Zakia menelan salivanya dalam, ia masih tak mengerti arah pembicaraan dirinya dan sang kekasih kemana. 'Mau gak' 'Pulang sekolah' 'Atau mau sekarang aja disini'. Maksudnya apa? Zakia benar-benar tak mengerti.
***
Bruk!
Abim membalikkan tubuhnya ketika gadis itu menubruk punggung lebarnya, sedangkan ia hanya bisa tersenyum kikuk di tatap seperti itu oleh Abim saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Felicity [GxG]
ChickLitLgbt content. [Completed] Apakah kamu yakin dalam persahabatan dua orang tidak ada salah satu dari mereka yang menyukai sahabatnya? Dalam persahabatan yang terjalin oleh dua orang pasti salah satu diantaranya ada yang memiliki perasaan lebih, dan ha...
![Felicity [GxG]](https://img.wattpad.com/cover/276336575-64-k345668.jpg)